Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Israel: Berani Serang, Ini Tahun Terakhir HUT Revolusi Iran

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Kamis, 14 Februari 2019 13:00
Israel: Berani Serang, Ini Tahun Terakhir HUT Revolusi Iran
Ancaman itu dikeluarkan saat peringatan ke 40 Revolusi Islam

Dream - Iran berulang kali melontarkan wacana untuk menyerang Israel. Terbaru dilontarkan oleh salah satu pemimpin senior Garda Revolusi saat peringatan ulang tahun ke-40 revolusi Iran pada Senin 11 Februari 2019.

Israel pun bereaksi. Sang Perdana Menteri, Benjamin Netanyahu, mengatakan, tidak akan meremehkan ancaman negeri para Mullah itu.

Mengetahui adanya ancaman itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengaku tidak akan mengabaikannya.

" Saya tidak mengabaikan rezim Iran, tapi saya tidak diintimidasi oleh mereka," ujar Netahayu, dikutip dari laman haaretz.com, Rabu 13 Februari 2019.

Netahayu balik mengancam. Jika benar-benar menyerang Tel Aviv, Netanyahu bersumpah bahwa Iran tidak akan pernah lagi merayakan ulang tahun Revolusi Iran. Tahun ini jadi yang terakhir.

" Jika rezim ini membuat kesalahan besar dengan mencoba menghancurkan Tel Aviv dan Haifa, itu tidak akan berhasil. Namun, ini akan menjadi peringatan terakhir revolusi yang mereka rayakan. Mereka harus mempertimbangkan ini," ucap dia.

Selain mengeluarkan ancaman, dalam peringatan 40 tahun Revolusi Islam, warga Iran juga turun ke jalan dan diantara mereka ada yang membakar bendera Amerika Serikat dan Israel.

Mereka juga membawa foto Presiden Amerika Serikat dan Netahayu dan kemudian kedua foto itu dirusak sebagai bentuk pelecehan.

Peringatan ini biasa dilakukan rakyat Iran atas peristiwa jatuhnya jatuhnya Shah Mohammad Reza Pahlavi. Shah merupakan tokoh sekutu paling dekat dengan Amerika Serikat di Timur Tengah.

1 dari 2 halaman

Iran: Kami Bisa Hancurkan Israel Kurang dari 8 Menit!

Dream - Komandan militer senior Iran, Ahmad Karimpour, mengklaim negaranya bisa menghancurkan Israel hanya dalam hitungan delapan menit. Pasukan Garda Revolusi bisa melakukan serangan kapan pun diperintahkan oleh pemimpin tertinggi.

" Jika Pemimpin Tertinggi memerintahkan untuk eksekusi, dengan kemampuan dan peralatan yang kami miliki, kami akan meruntuhkan rezim Zionis kurang dari delapan menit," ujar Ahmad Karimpour, dikutip Dream dari Al Arabiya, Selasa 24 Mei 2016.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, memang berkali-kali mengancam membuat binasa Israel. Pada September tahun lalu, pemimpin berusia 76 tahun ini menyatakan negeri Israel akan musnah dalam rentang 25 tahun mendatang.

2 dari 2 halaman

Uji Coba Rudal

Presiden Iran saat ini, Hassan Rowhani, merupakan representasi dari kelompok moderat. Dia cenderung melontarkan pernyataan-pernyataan yang tidak terlalu keras. Meski demikian, Rowhani mendukung program rudal Iran.

Awal bulan ini, militer Iran mengklaim sukses menguji coba rudal balistik kendali dengn jangkauan 2.000 kilometer. Rudal itu mampu menjangkau hingga wilayah Israel.

Meski pada Juli silam Iran menandatangani perjanjian dengan enam negara untuk menahan program nuklir agar sanksi ekonominya dicabut, pengembangan rudal tak termasuk di dalamnya. (Ism)

Beri Komentar