Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
PM Israel Benjamin Netanyahu (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Iran berulang kali melontarkan wacana untuk menyerang Israel. Terbaru dilontarkan oleh salah satu pemimpin senior Garda Revolusi saat peringatan ulang tahun ke-40 revolusi Iran pada Senin 11 Februari 2019.
Israel pun bereaksi. Sang Perdana Menteri, Benjamin Netanyahu, mengatakan, tidak akan meremehkan ancaman negeri para Mullah itu.
Mengetahui adanya ancaman itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengaku tidak akan mengabaikannya.
" Saya tidak mengabaikan rezim Iran, tapi saya tidak diintimidasi oleh mereka," ujar Netahayu, dikutip dari laman haaretz.com, Rabu 13 Februari 2019.
Netahayu balik mengancam. Jika benar-benar menyerang Tel Aviv, Netanyahu bersumpah bahwa Iran tidak akan pernah lagi merayakan ulang tahun Revolusi Iran. Tahun ini jadi yang terakhir.
" Jika rezim ini membuat kesalahan besar dengan mencoba menghancurkan Tel Aviv dan Haifa, itu tidak akan berhasil. Namun, ini akan menjadi peringatan terakhir revolusi yang mereka rayakan. Mereka harus mempertimbangkan ini," ucap dia.
Selain mengeluarkan ancaman, dalam peringatan 40 tahun Revolusi Islam, warga Iran juga turun ke jalan dan diantara mereka ada yang membakar bendera Amerika Serikat dan Israel.
Mereka juga membawa foto Presiden Amerika Serikat dan Netahayu dan kemudian kedua foto itu dirusak sebagai bentuk pelecehan.
Peringatan ini biasa dilakukan rakyat Iran atas peristiwa jatuhnya jatuhnya Shah Mohammad Reza Pahlavi. Shah merupakan tokoh sekutu paling dekat dengan Amerika Serikat di Timur Tengah.
Dream - Komandan militer senior Iran, Ahmad Karimpour, mengklaim negaranya bisa menghancurkan Israel hanya dalam hitungan delapan menit. Pasukan Garda Revolusi bisa melakukan serangan kapan pun diperintahkan oleh pemimpin tertinggi.
" Jika Pemimpin Tertinggi memerintahkan untuk eksekusi, dengan kemampuan dan peralatan yang kami miliki, kami akan meruntuhkan rezim Zionis kurang dari delapan menit," ujar Ahmad Karimpour, dikutip Dream dari Al Arabiya, Selasa 24 Mei 2016.
Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, memang berkali-kali mengancam membuat binasa Israel. Pada September tahun lalu, pemimpin berusia 76 tahun ini menyatakan negeri Israel akan musnah dalam rentang 25 tahun mendatang.
Presiden Iran saat ini, Hassan Rowhani, merupakan representasi dari kelompok moderat. Dia cenderung melontarkan pernyataan-pernyataan yang tidak terlalu keras. Meski demikian, Rowhani mendukung program rudal Iran.
Awal bulan ini, militer Iran mengklaim sukses menguji coba rudal balistik kendali dengn jangkauan 2.000 kilometer. Rudal itu mampu menjangkau hingga wilayah Israel.
Meski pada Juli silam Iran menandatangani perjanjian dengan enam negara untuk menahan program nuklir agar sanksi ekonominya dicabut, pengembangan rudal tak termasuk di dalamnya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya