Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pesawat Air France (Shutterstock.com)
Dream - Pesawat Air France penerbangan 447 dari Rio de Janeiro, Brasil, ke Paris, Prancis, jatuh ke laut empat jam setelah lepas landas pada 1 Juni 2009. Sebanyak 228 orang di dalam pesawat yang terjun ke Samudera Atlantik itu tewas, tak ada yang selamat.
Butuh dua tahun untuk menemukan puing-puing dan kotak hitam pesawat. Seluruhnya ditemukan di dasar laut, sekitar 620 mil di lepas pantai timur laut Brasil.
Biro Penyelidikan dan Analisis Prancis untuk Keselamatan Penerbangan Sipil (BEA) menyimpulkan bahwa kristal es menyebabkan terputusnya sistem autopilot.
Sudah begitu, reaksi awak terhadap kesalahan tersebut menyebabkan pesawat dalam kondisi stall aerodinamis.
Tragedi itu merupakan kombinasi kegagalan teknis dan ketidakmampuan pilot untuk bereaksi terhadap pesawat yang stall yang membuatnya jatuh ke Samudra Atlantik dengan kecepatan mengerikan 11.000 kaki (3.352m) per menit.
Pilot dibuat bingung oleh kesalahan pembacaan kecepatan, kemudian mereka membuat kesalahan penting dengan mengarahkan hidung pesawat ke atas ketika terjadi stall, bukannya turun.
Penyelidik menemukan rekaman dari kokpit di mana perwira pertama, kopilot Pierre-Cédric Bonin, 32, terdengar berteriak, " tidak punya kendali atas pesawat lagi sekarang" . (DailyStar)
Dua detik kemudian dia berseru, " Saya tidak bisa mengendalikan pesawat sama sekali!"
David Robert, 37, petugas pertolongan pertama penerbangan, menjawab, " kontrol ke kiri" sebelum mengambil alih kendali pesawat dan mendorong tongkat sampingnya ke depan untuk menurunkan hidung dan lepas dari kondisi stall.
Namun Bonin masih menarik tongkat sampingnya ke belakang yang berarti perintah membatalkan satu sama lain dan memicu terdengarnya peringatan " input ganda" .
Kapten pesawat, Marc Dubois, 58, kembali masuk ke kokpit setelah dipanggil Robert. Dengan berbagai alarm yang berbunyi, dia bertanya kepada kedua kopilot, " Eh, apa yang kamu (lakukan)?"
Robert memberi tahu Kapten Dubois, " Kami telah kehilangan semua kendali pesawat, kami tidak mengerti apa-apa, kami telah mencoba segalanya."
Robert terdengar berkata pada dirinya sendiri: " naik, naik, naik, naik."
Bonin menjawab, " Tapi saya sudah maksimal untuk sementara waktu!"
Dubois menyadari Bonin yang menyebabkan kondisi stall itu, dan berteriak, " Tidak, tidak, jangan naik! Tidak, tidak, tidak!"
Bonin kemudian memberikan kendali kepada Robert tetapi pesawat itu terlalu rendah untuk pulih dari keadaan stall, dan sistem peringatan jarak darat membunyikan alarm menjelang tabrakan dengan air laut.
Bonin bereaksi dengan menarik tongkat sampingnya ke belakang lagi, dan bersumpah sebelum berteriak, " Kita akan jatuh! Ini tidak benar. Tapi apa yang terjadi?"
Rekaman terakhir di Cockpit Voice Recorder (CVR) terdengar suara Dubois mengatakan, " (ten) degrees pitch attitude." (DailyStar)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya