Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
© MEN
Dream - Majelis Hakim menegur Bripka Ricky Rizal yang sebelumnya mengaku kaget saat Bharada E E menembak Brigadir J di rumah Duren Tiga pada 8 Juli 2022.
Momen itu terjadi saat Bripka Ricky bersaksi dalam sidang pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Bharada E dan Kuat Ma'ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 5 Desember 2022.
Dalam kesaksiannya, Ricky mengaku kaget saat Bharada E menembak Brigadir J. Dia juga mengaku sempat takut usai melihat penembakan tersebut.
Saat itu, Syahdan, Ricky dan Brigadir J yang sama-sama berada di rumah Duren Tiga diminta masuk oleh Kuat Ma'ruf. Kuat mengatakan jika keduanya dipanggil masuk oleh Ferdy Sambo.
" Om-om dipanggil Bapak. Om Ricky sama Om Yosua dipanggil bapak," kata Kuat.
Ricky lantas bergegas ke arah Brigadir J. " Bro, dipanggil bapak," kata Ricky.
Kemudian, Brigadir J masuk lebih dulu ke arah dapur diikuti sosok Kuat. Jeda beberapa saat, Ricky baru ikut masuk.
Tiba di dalam, Ricky sudah mendapati ada sosok Ferdy Sambo dan Bharada E, juga Kuat. Posisinya, Kuat berada di belakang Ferdy Sambo.
" Ada apa pak? Ada apa pak?" kata Brigadir J
" Jongkok. Jongkok," kata Ferdy Sambo.
Ricky kemudian melihat Bharada E mengeluarkan senjata. Brigadir J yang sudah dalam posisi jongkok sempat mundur.
" Kok ditembak, kenapa?," gumam Ricky.
Tidak berselang lama, Ricky mendengar suara teriakan memanggil-manggil. Ricky menduga teriakan itu adalah suara Adzan Romer dan langsung bergegas ke arah dapur.
Setelah tiba di dapur, Ricky tidak mendapati ada sosok satu pun di sana. Maka Ricky memutuskan kembali ke arah bagian tengah rumah dan mendapati Ferdy Sambo sedang menembaki dinding.
Melihat itu, Ricky kembali ke arah dapur hanya untuk menunggu. Saat itu, dia masih mengaku kaget atas peristiwa yang baru saja terjadi.
" Ada ini? Ada apa?" ucap Ricky.
Akan tetapi, majelis hakim merasa janggal dan meminta Bripka Ricky berkata jujur dalam kesaksian. Pasalnya, hakim menilai Ricky masih menutup-nutupi insiden kematian Brigadir J.
" Kamu berkorban masa depan anak-anakmu untuk nutupin ini semua, sampai hari ini kamu masih nutupin kayak gini. Seolah-olah saya percaya dengan cerita kamu, dari tadi saya diemin aja cerita kamu," ujar hakim.
Hakim juga merasa Ricky masih berbohong saat bersaksi di persidangan. Semua cerita yang disampaikan Ricky terkait eksekusi Brigadir J menurut hakim, tak masuk akal.
" Saya tahu kapan kamu bohong, kapan enggak. Cerita kamu enggak masuk di akal semua. CCTV jelas, bukti CCTV jelas," ungkap hakim.
Lebih lanjut, hakim meminta Ricky untuk memikirkan anak dan istrinya saat menyampaikan kesaksian palsu tersebut.
" Cobalah kamu ingat anak istrimu. Mereka di sana mendoakan semoga kamu bisa mendapatkan keringanan tapi dengan begini kamu mencoba mengaburkan semua peristiwa itu," jelas hakim.
" Kasus ini terbuka bisa sampai lanjut persidangan ini, karena kesaksian dari Eliezer. Bukan kesaksian dari saudara. Tapi kalau buat cara mu berbohong seperti ini, saya cuma ingetin saudara, kasihan anak istrimu di rumah, paham?," imbuh hakim.
" Siap paham yang mulia," ucap Ricky.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan