Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Masjid Jogokariyan (Instagram @masjidjogokariyan)
Dream - Banyak orang kehilangan sandal di masjid. Maklum saja, banyak jemaah yang beribadah ke masjid, sehingga bisa jadi sandal mereka tertukar.
Namun bagi jemaah yang datang ke Masjid Jogokariyan, Kampung Jogokariyan, Kecamatan Mantrijeron, Yogyakarta, tidak perlu khawatir. Sebab, pengurus masjid yang berdekatan dengan Pondok Pesantren Krapyak itu bakal mengganti barang jemaah yang hilang.
Pengurus Masjid Jogokariyan sepakat, apapun barang yang hilang saat jemaah tengah mengikuti kegiatan di masjid akan diganti dengan barang atau uang yang nilainya setara barang yang hilang itu.

Sebagian besar orang tentu tak ingin kehilangan barang saat berkunjung ke tempat umum.
" Jemaah di masjid ini jika kehilangan sandal, handphone, motor, dll akan diganti sama pihak masjid," demikian keterangan sebuah video yang diunggah akun Instagram @dunia_kaumhawa.
Pengurus masjid Jogokariyan memang punya kebijakan unik. Bahkan saldo infak yang terkumpul akan langsung disalurkan.
" Setiap hari saldo di masjid ini selalu Rp0,- karena infaq yang terkumpul akan lansung dialokasikan semuanya."

Karena ketenaran dan nilai sejarahnya, banyak pengunjung yang menyempatkan mengunjungi masjid ini ketika berada di Kota Yogyakarta.
Apalagi di sepanjang jalan, warga sekitar akan menjajakan dagangan untuk menu buka puasa. Lebih dikenal dengan sebutan 'pasar kaget' di KRJ atau Kampoeng Ramadan Jogokariyan.
" Selama Ramadan, ribuan jemaah ikut bukber bersama dan ada Kampung Ramadan yang jual aneka macam takjil, dll."
Saking banyaknya jemaah, salat Magriba di masjid ini dilakukan tiga gelombang dan bergantian.
" Masjidnya tidak terlalu besar karena membludaknya jemaah bukber untuk salat Maghrib dibagi 3 gelombang. Masjid Jogokariyan, di Jalan Jogokaryan no.36, Mantrijeron, selatan Kraton Yogyakarta sekitar 2 kilometer."

Uniknya lagi, Masjid Jogokariyan memiliki fasilitas hotel di lantai tiga dengan tarif yang terjangkau. Bahkan ada yang gratis. Tak dipungkiri, Masjid Jogokariyan memang kerap menerima tamu, termasuk dari luar negeri.
Selain itu, di bagian lantai dua juga terdapat lokasi bercocok tanam. Karena berada di balkon, sehingga sayuran ditanam dengan sistem hidroponik.
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya