5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Sangat Takut Tertular Covid-19, Wanita Dan Anak Ini Tak Pernah Keluar Rumah Selama 3 Tahun (Foto: NDTV)
Dream - Seorang wanita di India telah mengunci diri selama 3 tahun bersama putranya yang berusia 10 tahun karena sangat takut tertular Covid-19.
Dia adalah Munmun Majhi yang tinggal di Chakkarpur, Gurugram dan tak pernah keluar rumah sama sekali selama 3 tahun itu. Kejadian ini diungkap oleh Sujan Majhi, suami wanita tersebut, seorang insinyur di sebuah perusahaan swasta yang melapor kepada polisi.
Tim polisi, petugas kesehatan, dan anggota departemen kesejahteraan pun mendobrak pintu utama rumah itu untuk menyelamatkan Munmun dan anaknya.
Menurut laporan NDTV, suasana rumah tersebut penuh dengan tumpukan pakaian, rambut, sampah, kotoran hingga bahan makanan yang berserakan.
Munmun biasa memotong rambut anak dan rambutnya sendiri di rumah. Sedangkan memasak dilakukan dengan induksi sebagai pengganti kompor gas di dalam rumah.
Bahkan sampah di dalam rumah tidak dibuang selama tiga tahun dan tidak ada yang mengunjungi rumah tersebut selama ini.

Anak itu mengisi hari-harinya dengan membuat lukisan di dinding rumah dan hanya belajar dengan pensil. Yang mengejutkan, putra wanita itu bahkan tidak melihat matahari dalam tiga tahun terakhir.
Selama ini, tetangga tidak mengetahui bahwa keduanya terkunci di dalam rumah.
Seorang petugas polisi mengatakan bahwa wanita itu dalam keadaan panik akibat Covid-19 dan percaya bahwa putranya akan mati jika dia keluar rumah.
Selama tiga tahun mengurung diri dengan putranya, wanita itu bahkan tidak mengizinkan suaminya masuk ke dalam rumah. Dia telah keluar dari rumah untuk bekerja pada tahun 2020 setelah lockdown pertama dicabut dan tidak diizinkan masuk ke rumah sejak saat itu.
Satu-satunya cara agar suamianya tetap terhubung dengan keluarganya adalah melalui panggilan video. Dia akan membayar sewa bulanan rumah, melunasi tagihan listrik, menyetorkan uang sekolah putranya, membeli bahan makanan dan sayuran, dan bahkan meninggalkan kantong ransum di luar pintu utama.
Setelah penyelamatan, pasangan ibu anak itu dilarikan ke rumah sakit sipil.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?