BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Santun Dan Lembutnya Nabi Musa Saat Mendakwahi Firaun (Foto Ilustrasi: Shutterstock.com)
Dream - Kisah tentang perilaku Firaun sudah familiar di kalangan umat Islam. Sebagai pemimpin Mesir kala itu, Firaun yang menjadi sebutan para raja dikenal memiliki tabiat sangat bengis dan sombong. Bahkan Al-Quran selalu menyebutkan Firaun sebagai salah satu manusia paling sombong ketika dirinya mengaku sebagai Tuhan.
Al-Quran menyebutkan nama Firaun sebanyak 74 kali karena saking durhakanya. Salah satu nabi yang pernah berhadapan langsung dan melihat keburukan Firaun adalah Nabi Musa as. Bahkan Nabi yang memiliki mukjizat membelah laut itu pernah dirawat oleh istri Firaun.
Nabi Musa as ketika masih bayi pernah dihanyutkan ke sungai karena kedua orangtuanya takut putranya akan dibunuh oleh tentara Firaun. Aturan membunuh setiap anak laki-laki yang lahir itu dikeluarkan Firaun setelah mendapatkan mimpi bahwa akan datang seorang lelaki yang akan menyebabkan kehancuran. Ia pun memerintahkan bala tentaranya untuk membunuh setiap anak laki-laki dari Bani Israil.
`Jasa` Firaun yang sudah merawat Nabi Musa as membuat Allah SWT memerintahkan Nabi Musa as dan Nabi Harun as untuk mendakwahi Firaun dengan cara yang lembut dan santun.
Untuk mengetahui bagaimana cara Nabi Musa as menghadapi Firaun, berikut sebagaimana dirangkum Dream melalui berbagai sumber.
Allah SWT berfirman dalam surat Taha ayat 43 - 44 berikut:
اِذْهَبَآ اِلٰى فِرْعَوْنَ اِنَّهٗ طَغٰىۚ
فَقُوْلَا لَهٗ قَوْلًا لَّيِّنًا لَّعَلَّهٗ يَتَذَكَّرُ اَوْ يَخْشٰى
Artinya: " pergilah kamu berdua kepada Fir‘aun, karena dia benar-benar telah melampaui batas; maka berbicaralah kamu berdua kepadanya (Fir‘aun) dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan dia sadar atau takut." (QS. Taha: 43 - 44)
Melalui ayat di atas, Allah SWT memerintahkan Nabi Musa as untuk menemui Firaun. Namun Allah SWT memberikan pesan agar Nabi Musa as berbicara kepada Firaun dengan kata-kata yang lemah lembut.
Dalam hal ini, akhlak dari seorang Nabi Musa as pun benar-benar ditunjukkan. Di mana ketika beliau mendakwahi Firaun, beliau tidak mendebat perkataan dari Firaun saat menolak Nabi Musa as. Bahkan Nabi Musa pun juga tidak menghujat perbuatan Firaun yang buruk.
Justru Nabi Musa menyampaikan dengan kata-kata yang lemah lembut. Tetapi tetap saja, Firaun menanggapinya dengan penuh kesombongan dan penolakan. Berikut adalah kata-kata yang diucapkan oleh Nabi Musa as:
" Jika engkau mau mengucapkan kalimat 'tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah' maka bagimu hartamu yang tidak akan pernah binasa. Usia kehidupanmu yang akan selalu muda tanpa bisa menua, engkau juga akan hidup 400 tahun senantiasa dalam kebahagiaan dan kenikmatan. Lalu setelah di Akhirat engkau pun akan masuk surga. Bagaimana apakah engkau mau semua itu?" Fir’aun tetap menolaknya." [Lathaif Isyarat (3/684)]
Karena kesombongan Firaun itulah yang membuat Allah SWT murka. Hingga akhirnya Allah SWT menghukum Firaun dan bala tentarannya dengan ditenggelamkan di laut. Hal ini pun diceritakan dalam surat Al-Qasas ayat 38 - 42.
Melihat kisah tentang Firaun di atas, hal ini menjadi pelajaran bagi setiap umat manusia, salah satunya tentang sifat sombong. Selain menjadi sifat yang sangat dibenci Allah SWT, sifat ini juga mendatangkan dampak yang sangat buruk untuk diri sendiri dan orang lain. Berikut adalah beberapa nasihat tentang sifat sombong dari Imam Al-Ghazali:
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
