Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Selama 2 Tahun Pintu Toko Permen Ini Cuma Dibuka Setengah, Alasan Pemilik Bikin Terenyuh (World Of Buzz)
Dream – Toko permen identik dengan dekorasi lucu dan warna warni, namin berbeda dengan penampakan toko permen satu ini. Tak ada display permen yang menarik, malah seperti toko yang akan bangkrut.
Siapa saja yang melihatnya pasti berpendapat tempat itu menyeramkan, bahkan untuk untuk mampir pun enggan.
Anehnya lagi, menurut penduduk setempat selama bertahun-tahun pintu toko itu hanya dibuka setengah. Sebuah toko permen yang lusuh di pinggiran Kota Tokyo, Jepang, mencuri perhatian publik.
Orang-orang yang melintasi toko itu selalu dibuat bertanya hingga curiga, jangan-jangan toko itu menjadi modus kejahatan untuk kasus penculikan anak.

Sebab, toko yang bernama “ Chocolate, Chewing Gum: Toko Permen Uchiyama” jauh dari kesan toko yang menjual permen.
Seorang wartawan dari RocketNews bernama Ryo kemudian melakukan penyelidikan tentang kebenaran toko itu.
Dilansir dari World of Buzz, Ryo akhirnya masuk ke toko lusuh dan gelap itu untuk mencari kebenaran yang sebenarnya.
Ryo memasuki toko dengan badan sedikit membungkuk karena ukuran pintu yang kecil. Benar saja, kesan horor lantas menyelimuti. Terlintas pikiran untuk kembali, namun Ryo sudah terlanjur masuk ke dalam.

Ryo menyadari bahwa toko itu tidak menjual permen, lalu ia terus memeriksa dan sejauh mata memandang hanya ada rokok.
Tiba-tiba Ryo dikagetkan dengan suara dari ujung lorong yang mengucap " selamat datang" . Ternyata suara itu datang dari pemilik toko bernama Yoshio Uchiyama (90).
Uchiyama kemudian menceritakan alasannya hanya membuka setengah pintu toko selama lebih kurang dua tahun dan mengapa hanya menjual rokok.
Uchiyama mengaku sebenarnya ia ingin menutup toko itu dan ingin menikmati masa tuanya dengan meminum teh dan berkebun. Rupanya ada alasan, mengapa Uchiyama tetap menjaga toko itu.
Sekitar dua tahun lalu Uchiyama pernah kedatangan pembeli, sialnya pembeli itu lupa dan meninggalkan tasnya di etalase.
Ia mengaku tak tahu harus memberi tahu ke siapa . Maka, ia membuka sedikit tokonya sambil berharap jika pembeli itu datang dan mengambil barangnya yang ketinggalan.
" Jujur, saya ingin menutup toko ini semuanya. Tapi karena saya yakin, jika saya tutup pemilik tas itu akan datang dan mencarinya," ujar Uchiyama.

Mendapat jawaban seperti itu, Ryo lemas serta langsung memandangi bagian bawah etalase dan mendapati sebuah tas hitam tergeletak. Di sampingnya ada sebuah kertas bertuliskan " Barang Ketinggalan" .
" Rupanya masih ada orang jujur di Jepang. Masih ada kemanusiaan. Jika kebetulan Anda lewat di sana, jangan lupa mampir,” ujar Ryo.
Laporan: Cika Puspita
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
