Selama Libur Nataru, Polri Wajibkan Masyarakat Bepergian Punya SKM

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 29 November 2021 07:00
Selama Libur Nataru, Polri Wajibkan Masyarakat Bepergian Punya SKM
SKM tersebut ditandatangani Ketua RT.

Dream - Mengantisipasi lonjakan Covid-19 saat Natal dan Tahun Baru, Polri memperketat aturan bepergian masyarakat. Bagi masyarakat yang bepergian di waktu-waktu tersebut diwajibkan memiliki Surat Keluar Masuk yang ditandatangani Ketua Rukun Tetangga (RT).

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, menyatakan nantinya petugas berjaga di sejumlah posko PPKM. Posko ini akan berlokasi di sejumlah titik termasuk pintu tol dan jalur akses di perbatasan daerah.

" Di situ nanti akan dicek apakah masyarakat yang bepergian memiliki SKM," ujar Dedi, dikutip dari Merdeka.com.

Jika ada masyarakat kedapatan tidak memiliki SKM, petugas akan melakukan rapid tes antigen secara gratis. Apalagi didapat hasil reaktif, pemeriksaan dilanjukan dengan tes PCR yang tentu akan memakan waktu.

" Polri akan mencoba melakukan itu dan di setiap posko-posko pengamanan," kata Dedi.

 

1 dari 3 halaman

Banyak Orang Tetap Ingin Mudik

Dia melanjutkan ketentuan ini berlaku mulai 20 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Tanggal tersebut bersamaan dengan pelaksanaan Operasi Lilin Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Dedi melanjutkan mudik Nataru telah diputuskan Pemerintah untuk ditiadakan. Sehingga, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, kata Dedi, sebanyak 70 persen responden menyatakan tetap mudik saat Nataru meski terdapat larangan. " 30 persen memilih untuk tetap di rumah," kata dia.

2 dari 3 halaman

Jika Harus Bepergian Saat PPKM Nataru, Begini Aturannya

Dream - Pemerintah telah menetapkan PPKM Level 3 saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 yang dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021. Selama pelaksanaan PPKM, seluruh kegiatan masyarakat dibatasi.

 

Saat PPKM nanti, masyarakat diimbau tidak bepergian ke luar kota. Momen libur Nataru sebaiknya dijalankan di rumah bersama keluarga. 

Namun demikian, tentu ada sejumlah masyarakat yang bepergian karena alasan tertentu. Sehingga dalam inmendagri tersebut juga dimuat ketentuan bagi masyarakat yang hendak bepergian.

Dikutip dari Setkab.go.id, Kamis 25 November 2021, berikut aturan lengkap mudik Nataru 2022 bagi masyarakat yang melakukan mudik:

 

3 dari 3 halaman

Syarat Bepergian Saat PPKM Level

  1. Penggunaan aplikasi PeduliLindungi
  2. Melakukan tes PCR atau rapid test dengan menyesuaikan pengaturan moda transportasi yang digunakan pada saat pergi keluar daerah dan masuk/pulang dari luar daerah, hal ini untuk memastikan pelaku perjalanan mudik Hari Natal dan Tahun Baru 2022 negatif Covid-19
  3. Jika ditemukan pelaku perjalanan sebagaimana dimaksud pada angka 2 yang positif Covid-19, maka melakukan karantina mandiri atau karantina pada tempat yang telah disiapkan pemerintah untuk mencegah adanya penularan dengan waktu karantina sesuai prosedur kesehatan
  4. Instansi pelaksana bidang perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penguatan, pengendalian, pengawasan terhadap pelaku perjalanan pada Posko Check Point di daerah masing-masing bersama dengan TNI dan Polri selama periode libur Nataru.

Dengan adanya aturan mudik Nataru tersebut, diharapkan tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19. Seperti yang diketahui, kasus Corona di Indonesia tengah melandai dan pemerintah berupaya mempertahankan kondisi ini.

Beri Komentar