Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sembunyi Di Kontainer Saat Main Petak Umpet, Bocah Ini Malah Terbawa Sampai Negara Lain (Oddity Central)
Dream - Seorang bocah asal Bangladesh, bernama Fahim, terbawa kontainer sampai Malaysia. Dia berada di dalam kontainer itu karena bersembunyi saat main petak umpet.
Bocah berusia 15 tahun itu sedang bermain petak umpet pada 11 Januari dan bersembunyi di dalam kontainer lalu ketiduran.
Enam hari kemudian, atau pada 17 Januari, dia mendapati dirinya telah pindah negara, berada di Pelabuhan Klang, Malaysia.
Para pekerja di pelabuhan geger melihat bocah yang berada di dalam kontainer itu. Ia terlihat kebingungan dan asing dengan lingkungan yang berbeda.
Bocah kesasar di dalam kontainer ini ditemukan memakai baju hijau kecokelatan. Sebelum dibawa ke rumah sakit setempat, ia sempat diidentifikasi pihak kepolisian.

Dikutip dari Oddity Central, staf pelabuhan awalnya terkejut usai menurunkan kontainer peti kemas dari kapal Bangladesh.
Seorang bocah kurus berjalan linglung keluar dari dalam kontainer. Mereka makin bingung karena Fahim tak bisa berbahasa lokal.
Para pekerja pelabuhan tak tahu asal muasal bocah yang muncul dari dalam kontainer itu.

Otoritas pelabuhan tidak dapat memperoleh informasi apapun darinya. Hingga mereka mencurigai bahwa dia adalah korban dari organisasi kriminal perdagangan manusia.
Petugas pelabuhan lantas memanggil polisi untuk mengungkap bocah misterius itu. Kepada polisi, bocah itu mengatakan mengaku tertidur di kontainer pengiriman saat bersembunyi dari teman-temannya.
Malangnya, Fahim malah terkunci. Meskipun berteriak minta tolong, tidak ada yang datang untuk menyelamatkannya.
Ia hanya bisa pasrah menanti kapan pintu kontainer terbuka. Hanya kesalahan kecil bersembunyi sambil ketiduran, bocah malang ini bisa ke luar negeri.
Kontainer berisi bocah itu diangkut dengan kapal menempuh jarak 3.218 kilometer Port Klang, Malaysia. Mirisnya, bocah itu tidak makan apapun selama berhari-hari berada di penjara logam itu.
Alhasil ia terlihat tampak kurus dan lusuh saat pertama kali ditemukan. Usai mendapat perawatan di rumah sakit, kondisinya mulai stabil dan diharapkan sembuh total.
Saat ini otoritas Malaysia telah memulai proses untuk memulangkan Fahim ke negara asalnya di Bangladesh.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya