Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sempat Kritik DPR "Dewan Pengkhianat Rakyat", Eks Ketua BEM UI Kini Nyaleg DPRD DKI Jakarta (Instagram @marganamahendra)
Dream - Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Manik Marganamahendra, menjadi perbincangan usai mengumumkan akan maju sebagai bakal calon legislatif (caleg) DPRD DKI Jakarta.
Manik mencalonkan diri sebagai bacaleg dari Partai Perindo untuk Dapil 6 Jakarta Timur dalam Pemilu 2024. Dia jadi sorotan karena pada tahun 2019 sempat mengkritik DPR dengan sebutan " Dewan Pengkhianat Rakyat" .
Saat itu, Manik menggerakkan mahasiswa dalam menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPR untuk menolak RUU KUHP dan revisi UU KPK.
Kini, dia terjun dalam dunia politik karena merasa penting untuk membawa aspirasi masyarakat sehingga tidak terputus di lapangan.
Manik mengaku pencalonan itu sebagai salah satu keputusan paling rumit dan berat untuk diambil.
“ Saya yakin akan ada yang merasa terkhianati, akan ada yang merasa tak sejalan, akan ada kekecewaan,” tulisnya di akun Instagram @marganamahendra.
“ Jika teman-teman juga merasa terpanggil bergerak dalam ‘gerakan sistemik’ ini, izinkan saya meminta kritik, masukan, dan saran.”
Manik Marganamahendra dikenal sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI 2019 yang menjabat hingga 2020.
Sebelumnya, dia menjadi Ketua BEM Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dari 2018 hingga 2019.
Manik mulai kuliah di UI pada 2015 dengan mengambil program studi Kesehatan Masyarakat.
Dia aktif berkegiatan di Model United Nations Club, Departemen Kajian dan Aksi Strategis BEM FKM UI, Tim Debat FKM UI untuk OIM UI 2016, Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI), dan Aliansi Organisasi Mahasiswa Kesehatan Indonesia (AOMKI).
Sebagai lulusan prodi Kesehatan Masyarakat, Manik menekuni bidang pengendalian tembakau.
Pada 2020, dia melakukan kerja advokasi di National Committee on Tobacco Control hingga awal 2023.
Saat ini, dia aktif di Think Policy Indonesia sebagai petugas manajemen koalisi dan Indonesian Youth Council for Tobacco Control (IYCTC) sebagai pemimpin tim.
Pada 2022, dia mengikuti ajang Abang None Jakarta Timur dan keluar sebagai salah satu finalis, yaitu juara Harapan 2 Abang Jakarta.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya