Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Vava Suresh (Foto: Facebook/Vava Suresh)
Dream - Vava Suresh si manusia ular dari Kerala, India. Baru-baru ini mengalami kejadian yang mempertaruhkan nyawanya saat sedang menyelamatkan ular. Ia digigit king cobra hingga harus dirawat di rumah sakit.
Vava Suresh, berjuang untuk hidup setelah digigit ular kobra tersebut. Saat ini ia telah dipindahkan ke bangsal unit perawatan intensif.
Pihak rumah sakit mengatakan Suresh sudah dapat berbicara dengan baik dan ingatannya telah kembali. Fungsi otaknya telah kembali normal dan sudah dapat bernapas dengan baik.
Tim medis khusus yang dibentuk oleh departemen kesehatan saat ini pun sedang memantau kesehatannya.

Suresh diketahui telah menyelamatkan 190 king cobra dalam perjalanannya sebagai penyelamat ular. Ia juga telah menyelamatkan ribuan ular dan mendapat gigitan berkali-kali.
Namun nasib sial kembali ia alami pada 31 Januari 2022 lalu. Pada saat itu ia menerima panggilan darurat yang meminta bantuan menyelamatkan ular kobra setinggi 10 kaki atau 3 meter di Kuruchi, Kottayam, India.
Saat sedang menyelamatkan ular tersebut, pria yang berusia 48 tahun ini digigit ular berbisa tersebut.

Gigitan King Kobra kali ini membuat Suresh harus mendapat perawatan serius di rumah sakit. DIa bahkan harus menggunakan ventilator untuk membantunya bernapas. Hingga akhirnya nyawa Suresh untuk sementara bisa diselamatkan dan sudah bebas dari alat bantu pernapasan tersebut.
Seperti keterangan yang dikatakan dokter, ia sudah dapat berbicara dengan baik dan otaknya berfungsi secara normal. Namun ia masih harus dipantau oleh tim medis tentang perkembangan kesehatannya.
Pada tahun 2020 lalu, Suresh juga pernah menghadapi situasi hidup dan mati dan menghabiskan berhari-hari di ventilator setelah ular berbisa sempat menggigitnya.
Vava Suresh memang sudah menyukai ular sejak kecil. Ia sudah terpesona dengan ular di usia muda.
Suresh yang terkenal dengan sebutan ‘manusia ular Kerala’ memang telah menyelamatkan ribuan ular. Ular pertama yang ia selamatkan di saat Suresh masih berusia 12 tahun.
Saat itu ia dalam perjalanan ke sekolah dan menemukan ular berjenis kobra. Ia pun menangkap ular tersebut, lalu membawanya pulang. Suresh menyimpan ular kobra tersebut di dalam botol selama 15 hari.

Suresh adalah sosok yang terkenal di Kerala sebagai sang penyelamat ular. Bagaimana tidak, ia telah menyelamatkan lebih dari 50.000 reptil. Suresh bahkan muncul di saluran National Geographic dan Animal Planet.
Suresh telah menjadikan kegiatannya menangkap ular sebagai layanan sosial. Ia pun membantu departemen kehutanan Kerala.
Ia telah melakukan perjalanan ke kota-kota terpencil di Kerala untuk menyelamatkan ular. Ada pula sebuah video viral di YouTube yang memperlihatkan kecekatan Suresh dalam menangani ular dan memindahkannya dari habitat manusia.
Dalam salah satu wawancaranya, Suresh mengatakan perubahan iklim dan hilangnya habitat sebagai alasan utama di balik bertemunya manusia dengan ular. Upaya konservasi yang ia usulkan telah ditampilkan di platform internasional seperti National Geographic dan Animal Planet.
Sumber: newsable.asianetnews.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya