Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Tank BRDM-2 Combat Command And Reconnaissance Vehicle (wikimedia.org)
Dream - Taksi terbaru di Rusia berikut mungkin jenis taksi yang belum pernah Anda lihat sebelumnya. Taksi tersebut benar-benar unik karena merupakan bekas kendaraan lapis baja yang telah dimodifikasi agar bisa berjalan-jalan layaknya kendaraan sipil di jalanan St Petersburg.
Meski telah dicat merah, desain militer kendaraan jenis BRDM-2 Combat Command and Reconnaissance Vehicle ini sulit untuk dihilangkan. Terlebih lagi adanya moncong senapan mesin di bagian depan - meski sudah tidak aktif - menambah keunikan taksi ini.
BRDM-2 diproduksi pada masa Uni Soviet antara tahun 1963 dan 1989. Kendaraan lapis baja ini mampu melahap segala medan. Aslinya, BRDM-2 dipersenjatai senjata berat berjenis Vladimirov kaliber 14.5 mm dan tumpuan untuk senapan mesin Kalashnikov kaliber 7.62 mm.
Mengutip laman www.odditycentral.com Minggu, 11 Januari 2015, pemilik tank sudah lama menginginkan BRDM-2 ini dijadikan taksi, tapi awalnya pemerintah menolak untuk memberikan izin. Setelah melakukan negosiasi izin panjang, pemerintah akhirnya menyerah, dengan kondisi tertentu.
Mereka meminta agar pola kamuflase kendaraan diubah menjadi sesuatu yang lebih sipil. Itu sebabnya pemilik memilih merah, untuk membedakannya dari warna standar taksi yang berwarna kuning. Taksi BRDM-2 juga dilarang memasuki jalan-jalan tertentu di pusat sejarah St Petersburg, karena ukuran dan berat yang besar.
Mungkin tampak seperti pilihan yang aneh untuk sebuah taksi, tapi BRDM-2 memiliki beberapa kelebihan, seperti interior yang luas dan kapasitas amfibi yang memungkinkannya menyeberangkan penumpang ke alamat di Sungai Neva.
Pemilik memilih untuk tidak meng-upgrade interior taksi BRDM-2. Sebaliknya, ia mempertahankan desain Spartan untuk memberi penumpang pengalaman otentik naik kendaraan militer Soviet. Untuk naik taksi ini penumpang mengeluarkan biaya agak besar 5.000 rubel (sekitar US$100). Tapi harga dianggap wajar karena taksi BRDM-2 sebagian besar dimaksudkan untuk turis dan pengantin baru yang mencari pengalaman yang tak terlupakan di Rusia.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini