Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Youtube/dendenny
Dream - Sebagai sepasang kekasih, ingin menjalani sehidup semati bersama pasangan. Hal tersebut menjadi prinsip wanita lanjut usia ini, yang suaminya sudah lebih dulu berpulang.
Seorang nenek, tak mau berjauhan dengan suaminya, walaupun sang suami sudah meninggal. Ia pun memutuskan untuk tinggal di dekat area makam sang suami.
Adalah Mbah Sangkin. Di usia yang sudah lanjut, ia tetap tabah dan semangat menjalani kehidupan seorang diri tanpa kehadiran suami.
Mbah Sangkin yang tinggal di wilayah Desa Cangkring, Tegal, Jawa Tengah itu mengaku setiap hari selalu mengunjungi makam mendiang suami. Tak lupa ia membersihkan area sekitar makam.

“ Mbah, aku kan ada yang ngasih tahu. Si mbah di sini (makam) setiap hari ya?,” tanya Denny dalam video di Youtube DenDenny
“ Iya, setiap hari," jawab Mbah Sangkin.
" Rumah simbah juga di sini?" terangnya kembali.
" Iya, itu pinggir jalan, dekat makam," jelasnya.

Tak hanya berkunjung, Mbah Sangkin ternyata ikut hidup di samping area pemakaman suaminya.
Berdasarkan informasi yang didapatkan, Mbah Sangkin merupakan satu-satunya warga yang tinggal di dekat area pemakaman.
Diketahui, rumah yang kini menjadi tempat tinggal Mbah Sangkin terbuat dari dinding kayu dan sangat sederhana.
Setelah bertemu dengan Mbah Sangkin di area pemakaman, Denny meminta izin untuk main ke rumah Mbah. Rumah Mbah Sangkin terlihat sudah mulai ambruk, dan bahkan ditopang oleh kayu.
“ Jadi pemakaman ini memang sudah lama. Makamnya suaminya mbah juga di sini. Ini bukan tanah simbah ya?" tanyanya.
“ Iya, bukan. Dibangunin" ujarnya.
“ Iya, dulu itu si mbah saking setianya sama suami, si mbah di makam terus. Makanya, dibikinin rumah di sini. Ya Allah," jelasnya.

Rumah yang tak terlihat layak untuk dihuni, ditinggali Mbah Sangkin seorang diri. Mbah Sangkin yang sudah tak memiliki buah hati, tinggal sendiri di usia yang sudah mencapai 70 tahun tanpa anak dan suami.
“ Anaknya masih gak mbah?,” tanyanya.
“ Gak ada, sudah meninggal semua. Gak ada satu-satunya, makan sama tidur juga sendiri,” jelas Mbah Sangkin.

Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan