Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Wanita Lumpuhkan Pria Hidung Belang (Twitter @TheFigen)
Dream - Pelecehan terhadap wanita bisa terjadi di manapun, termasuk tempat umum. Masih kerap kita dengar tindakan amoral itu berlangsung di jalanan, bahkan di atas transportasi umum.
Para pelaku pelecehan seolah sudah tidak merasa takut saja. Apalagi bila mereka berkelompok. Mereka akan bertambah semena-mena bila tak ada perlawanan dari kaum Hawa, ditambah lagi bila masyarakat sekitar abai.
Sehingga penting rasanya para wanita membekali diri dengan keahlian, misalnya bela diri. Sehingga saat terjadi ancaman pelecehan, setidaknya bisa melakukan perlawanan.
Di sejumlah negara wanita bahkan membekali diri mereka dengan semprotan merica. Alat itu berguna untuk melawan orang-orang yang hendak melecehkan mereka.
Video berikut ini menunjukkan pentingnya bekal bela diri untuk kaum Hawa. Dalam video itu, seorang wanita memberikan perlawanan dengan keahlian bela diri saat hendak dilecehkan.
Entah di mana video dengan water mark combovine.tu, yang diunggah akun Twitter @TheFigen itu dibuat. Yang jelas, video ini menjadi peringatan serius bagi pria hidung belang agar berpikir berulang kali bila ingin melakukan niat jahatnya kepada perempuan.
" Don't mess with the girl! Hiyaaaaaaaaaaaaaa! 💪💪 [Jangan main-main dengan gadis! Hiyaaaa]" demikian caption yang disematkan akun @TheFigen pada unggahan tersebut.
Dalam video itu terlihat suasana di sebuah gang. Tampak sepi. Di ujung lorong terlihat beberapa mobil terparkir.
Sedangkan, seorang wanita tampak berada di tengah kerumunan enam pria. Tiga lelaki tampak menjamah-jamah tubuh wanita yang tak diketahui identitasnya tersebut.
Sementara, tiga pria lainnya berdiri di dekat mereka, seolah menunggu giliran untuk terlibat dalam pelecehan itu.
Semula, wanita itu hanya diam. Wanita dengan rambut terkuncir di belakang itu melangkah mundur, terdesak oleh tiga pria yang terus merangsek maju.
Namun beberapa saat kemudian, sebuah gerakan kilat wanita itu mengejutkan enam pria berandalan itu. Wanita itu mengayunkan tas di tangan kanannya.
Jadilah kerumunan itu buyar. Pria-pria itu terpelanting ke belakang, menghindari sambaran tas yang diayun kencang itu.
Pertunjukan belum selesai. Serangan mendadak itu rupanya hanya permulaan saja. Sebab, wanita itu ternyata jago bela diri. Sepertinya pria-pria itu salah mangsa, kena batunya.
Wanita itu memukul dan menendang para pria tersebut. Sambil memutar, wanita itu menendang kepala salah seorang pria.
Wanita itu juga jumpalitan. Kaki menjejak tembok di belakang dan mengayunkannya ke kepala salah seorang pria.
jadilah pria-pria itu tersungkur, bertumbangan. Mereka yang bisa bangkit harus terhuyung setelah kena pukulan.
Tak pasti, apakah peristiwa itu peristiwa sungguhan atau dibuat hanya untuk keperluan sinematik belaka. Apapun itu, video itu memberikan pelajaran penting bahwa wanita perlu membekali diri dengan bela diri.
Bagi kaum Adam, video itu juga bisa menjadi pelajaran agar tidak semena-mena kepada wanita. Sebab, bisa jadi wanita yang selama ini dipandang lemah mampu memberikan perlawanan.
Lebih baik lagi, kaum pria tak melakukan pelecehan seksual kepada wanita. Menghormati jauh lebih baik, karena semua orang terlahir dari seorang wanita.
Don't mess with the girl! Hiyaaaaaaaaaaaaaa! 💪💪pic.twitter.com/xZt3rhpiuq
— Figen (@TheFigen)June 11, 2022
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam