Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sering Batuk, Pria Ini Syok Setelah Periksa Ke Dokter, Ternyata Tubuh Jadi Rumah Cacing Pita (geo.tv)
Dream - Seorang pria di Sao Paulo, Brazil syok saat mengetahui tubuhnya menjadi 'rumah' cacing pita usai memeriksakan diri ke dokter.
Awalnya ia sering batuk dan tak kunjung sembuh. Setelah diperiksa ke dokter, ia tercengang dengan penampakan tubuhnya yang sudah jadi 'rumah'cacing pita.
Dilansir dari geo.tv, Vitor Boris P. de Souza, seorang dokter di Rumah Sakit das Clinicas Botucat di Sao Paulo membagikan hasil rontgen paru-paru pasiennya itu di akun Twitter.
Pasien yang tidak disebutkan namanya itu terkejut mengetahui terdapat cacing pita di dalam paru-parunya. Namun, belakangan diketahui pasien tersebut menderita cysticercosis.
Yakni kondisi di mana larva cacing pita hidup di usus manusia lalu keluar ke bagian tubuh lainnya.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa kondisi itu disebut sebagai taeniasis yang disebabkan banyak cacing pita.
“ Kondisi ini juga disebut taeniasis, dapat disebabkan oleh banyak jenis cacing pita, tetapi hanya taenia solium, juga disebut cacing pita babi, yang menyebabkan masalah kesehatan,” katanya.
Larva membentuk benjolan keras yang disebut kista untuk mempertahankan hidup dalam jangka pendek dan dapat dirasakan melalui kulit. Namun, kondisi ini biasanya tidak berbahaya.
Cacing tersebut dapat keluar dari usus, lalu ke otak dan sumsum tulang belakang. Hal ini dapat menyebabkan dimensia yang merupakan penyakit paling umum dari sistem saraf manusia.
Dokter menunjukkan sinar X kepada pasien dengan titik putih yang tak terhitung jumlahnya. Hasilnya kista tersebut dibuat oleh cacing pita. Tetapi kista dapat dihilangkan dengan muda melalui operasi dan konsumsi obat-obatan.
Dokter mengatakan cysticercosis didapat dari menelan larva telur cacing pita. Biasanya berasal dari makanan yang tidak dicuci bersih.
WHO menambahkan sekitar 2 juta orang diperkirakan terinfeksi neurocysticercosis setiap tahun. Taenia solium adalah penyebab 30% kasus epilepsi di daerah endemik di mana babi cenderung berkeliaran.
“ Taernia solium adalah penyebab 30% kasus epilepsi di daerah endemi di mana bebai cenderung berkeliaran. Ini dapat membengkak hingga tujuh dari 10 kasus untuk komunitas berisiko tinggi,” tambah WHO.
Laporan: Nur Rahma
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya