Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Pria Thailand Menolong Kecoa Terinjak (Foto: Worldofbuzz.com/MorningNewsTV3)
Dream – Apa yang kamu lakukan jika melihat kecoa? Geli, jijik, atau takut? Sebagian besar orang merasa takut saat melihat kecoa berjalan di dekatnya atau bahkan terbang di sekitar kamu berada.
Serangga yang satu ini memang kerap berada di tempat kotor, sehingga wajar saja jika banyak orang yang merasa jijik jika melihat kecoa. Hingga akhirnya mengusir atau bahkan membunuh hewan tersebut agar tidak mengganggu lagi.
Tapi, tidak semua orang merasakan hal seperti itu saat melihat kecoa. Apalagi saat menemukan kecoa itu dalam kondisi yang sekarat. Salah satunya yang terjadi pada seorang pria yang merasa kasihan saat menemukan seekor kecoa terluka karena terinjak.
Mau tau gimana cerita lengkapnya? Berikut adalah ulasannya sebagaimana dilansir melalui worldofbuzz.com.

Saat menemukan kecoa yang terluka di jalan, biasanya orang-orang hanya membiarkannya saja. Karena apa yang dipikirkan setiap orang kebanyakan sama, kecoa adalah hewan pengganggu. Namun, bagi penyayang hewan, tidak demikian.
Misalnya pria satu ini, yang menemukan kecoa terluka di jalan. Dia tidak membiarkannya begitu saja, tetapi justru menolong kecoa tersebut.
Diketahui bahwa pria baik yang menolong kecoa tersebut berasal dari Thailand. Dia telah membuktikan bahwa kasih sayang tidaklah terbatas pada spesies tertentu. Bukan saja kepada manusia, tetapi juga pada hewan yang kebanyakan tidak dipedulikan sekali pun.
Ia tidak mengabaikan kecoa itu begitu saja dan meninggalkannya pergi. Tetapi membawa kecoa yang ditemukannya di pinggir jalan untuk dibawa ke dokter hewan terdekat. Kejadian seperti ini tentu saja jarang ditemukan, karena biasanya orang yang ke dokter hewan dengan membawa hewan peliharaan mereka seperti kucing dan anjing.

Dokter hewan yang dituju oleh pria Thailand itu pun langsung memposting foto-foto kecoa terluka tersebut. Sang dokter menegaskan bahwa membawa kecoa terluka ke dokter hewan bukanlah sebuah lelucon. Bahkan turut dijelaskan bahwa kemungkinan kecoa itu bisa bertahan hidup hanyalah 50/50.
Selain itu, sang dokter juga mengatakan bahwa ini adalah kasusnya yang pertama untuk menangani hewan kecoa yang terluka. Dalam kasusnya ini, tidak banyak yang bisa dilakukan oleh sang dokter. Ia hanya bisa menempatkan kecoa itu ke dalam wadah oksigen untuk bisa meredakan gejalanya agar bisa memperbaiki kondisinya.
Bahkan dokter tersebut juga memperbolehkan orang baik itu untuk membawa kecoa dan merawatnya tanpa ada biaya yang harus dikeluarkan sedikit pun. Walaupun kasus yang ditangani oleh dokter hewan tergolong aneh, namun ia mengatakan bahwa sebelumnya ia juga sudah pernah menyembuhkan berbagai jenis hewan, termasuk kadal dan kodok.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam