Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Masatoshi Koshiba
Dream - Masatoshi Koshiba merupakan pria asal Jepang yang memiliki nilai standar bahkan jeblok di bidang akademik. Keberhasilannya lolos menjadi mahasiswa Tokyo University jurusan fisika memerlukan perjuangan.
Meski mendapatkan nilai terendah, setidaknya Koshiba menunjukan bahwa ia mampu menjadi mahasiswa di perguruan unggulan itu.
Saat masih menjadi mahasiswa di Tokyo University, Koshiba sering mendapatkan teguran dari dosen karena nilainya yang selalu rendah.
Ia terus belajar dan mengembangkan potensi yang ia miliki dalam bidang fisika. Berkat ketekunan dan kerja keras, Koshiba berhasil menyelesaikan studinya Tokyo University pada tahun 1953.
Koshiba mendalami ilmu fisika di University of Rochester dan berhasil meraih gelar doktor pada Juni 1995. Koshiba membagi ilmunya pada mahasiswa ke Tokyo University dan pindah ke Tokai University.
Berkat penelitiannya akan keberadaan partikel elementer yang disebut neutrino membawa Koshiba berhasil menyabet Nobel Fisika pada tahun 2002.
Penasaran dengan kisah Koshiba? Yuk simak kisahnya Baca di sini (Ism)
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
Ayo berbagi traffic di sini!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya