Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Valeria Lukyonova
Dream - Manusia boneka Barbie, Valeria Lukyonova, 28, membuat pernyataan heboh sehingga dianggap sebagai mahluk luar angkasa atau alien yang rasis.
Cerita bermula saat penulis majalah GQ, Michael Idov, melakukan perjalanan ke Ukraina untuk mewawancarai Lukyonova.
Namun, bukannya bertemu gadis cantik yang hidup di dunia impian masa kecilnya, Idov malah mewawancarai seorang fanatik operasi plastik yang digambarkannya sebagai seorang alien yang rasis.
Dalam wawancara, Lukyonova mengaku hanya menggunakan make up dan lensa kontak untuk meningkatkan tampilan anehnya. Dia juga mengaku memiliki payudara implan.
Tapi dia mengklaim bentuk tubuhnya adalah hasil dari diet dan olahraga. Dia mengatakan melakukan diet air dan menyangkal menjalani prosedur kosmetik untuk mengecilkan pinggangnya.
" Semua orang ingin sosok ramping," kata Lukyonova kepada Idov. " Semua orang menjalani operasi payudara. Semua orang melakukan perbaikan wajah jika dirasa tidak ideal, Anda tahu?"
Dalam wawancara, Idov terkejut dengan pendapat Lukyonova tentang meningkatnya operasi plastik dalam beberapa tahun terakhir.
Lukyonova menyalahkan perkawinan silang ras yang menyebabkan operasi plastik menjadi meningkat.
" Contohnya, seorang pria Rusia menikahi wanita Armenia. Mereka memang memiliki gadis cantik tapi dia punya hidung Rusia," katanya.
" Etnis sudah bercampur sekarang, jadi ada degenerasi. Hal itu tidak terjadi sebelumnya."
Lukyonova menjelaskan, " Masih ingat betapa banyak wanita cantik pada tahun 1950 dan 1960 tanpa operasi? Dan kini, semua mengandalkan bedah plastik akibat dari degenerasi itu."
Dalam artikelnya di GQ, Idov menulis dia awalnya punya gambaran umum tentang 'manusia Barbie,' yaitu seorang gadis kota yang terobsesi dengan boneka.
" Namun, ternyata, saya bertemu seorang alien yang rasis," kata Idov. Hal itu karena pandangan 'manusia Barbie' itu yang menolak perkawinan silang antar etnis karena hanya membuat degenerasi pada manusia.
(Sumber: Mirror.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya