Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Twitter.com/Murtadha01)
Dream - Kunjungan Persatuan Purnawirawan Indonesia Raya (PPIR) di kediaman Prabowo Subianto beberapa waktu lalu munculkan sapaan baru yang viral di Media Sosial (Medsos).
Dalam pertemuan itu Prabowo disapa sebagai presiden. Sebelum masuk ke rumah Prabowo, para Purnawirawan terlebih dahulu memberi hormat seraya mengatakan 'Siap Presiden'.
Sapaan 'Siap Presiden' sontak viral dan menjadi bahan perbincangan di Medsos. Uniknya sapaan tersebut juga menjadi inspirasi Tim Kemenangan Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin.
Baru-baru ini, sejumlah anggota Tim Sukses (Timses) 01 itu tampak menyapa Jokowi dengan sapaan tersebut.
Tak berbeda jauh dari para Purnawirawan Prabowo, selain menyapa, beberapa anggota Timses yang terlihat itu juga memberikan hormat kepada Jokowi.
Terlihat dalam video postingan akun twitter @Murtadha01, sapaan itu dimulai oleh juru bicara kampanye, Adian Napitupulu.
" Siap pak Presiden !" ucap Adian Napitupulu seraya melayangkan hormat kepada Jokowi.
Melihat hal tersebut, Jokowi pun langsung menyalami Adian Napitupulu seraya tertawa.
Hingga akhirnya, beberapa anggota timses lainnya yang sedang menunggu giliran untuk bersalaman pun mengikuti perangai yang dibuat Adian Napitupulu.
Siap Presiden!! (versi Istana)
Gara2 Om Adian, semuanya jadi ngikut deh ...
Eh klo yg ini presiden beneran ... jadi ya gak papa ðŸ¤#01JokowiLagi pic.twitter.com/EmmQiqQAI0— Murtadha01 (@MurtadhaOne)April 28, 2019
Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Verry Surya Hendrawan, membenarkan, Minggu 28 April kemarin, terjadi pertemuan dengan Jokowi.
Dia pun tak menampik, baik Sekjen, juru bicara, kemudian beberapa Direktur TKN, sempat mengucapkan " Siap Presiden" ke Jokowi. Menurutnya itu adalah luapan kegembiraan.
" Kami merasa senang, bahagia, karena baik berdasarkan quick count maupun rekapitulasi inernal, war room kami di TKN, maupun war room di beberapa partai politik Koalisi Indonesia Kerja, menyatakan paslon 01 memenangi Pemilu Pilpres 2019. Dengan demikian luapan kegembiraan tersebut diekspresikan dengan bentuk video yang viral beredar," kata Verry kepada Liputan6.com dikutip Dream dari Merdeka.com, Senin (29/4/2019).
Menurut dia, tak ada yang salah dengan aksi yang dilakukan para TKN. Karena itu reaksi spontan saja.
" Tapi tidak ada yang salah disitu, karena kami memandang yang pertama secara konstitusional Pak Jokowi Presiden RI 2014-2019. Dan InsyaAllah 22 Mei mendatang beliau akan ditetapkan sebagai Presiden terpilih periode 2019-2024. Jadi lebih kepada reaksi spontan, kegembiraan, dari kami Tim Kampanye Nasional," kata Verry.
Meski demikian, Sekjen PKPI ini tetap mengajak masyarakat untuk menunggu hasil resmi dari KPU mendatang.
" Dan mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama menunggu keputusan resmi dari KPU," pungkasnya.
Dream - Hasil real count KPU hari ini, Senin, 29 April 2019 telah menghitung suara dari 50,74 persen Tempat Pemungutan Suara (TPS). hingga pukul 11.00 WIB, pasangan Capres dan cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin terus unggul dari pesaingnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uni.
Dari jumlah 412.711 TPS, Jokowi-Ma'ruf unggul dengan perolehan suara 43.636.286 suara atau 56,23 persen suara sah.
Sementara itu, Capres dan Cawapres 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, memperoleh 33.952.082 atau sekitar 43,77 persen.

Data real count KPU pukul 11.00 WIB
Dengan perolehan itu, selisih suara Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga untuk sementara mencapai 9.684.204 suara.
Dari data itu, hanya terdapat lima provinsi yang proses rekapitulasi perhitungannya belum mencapai 50 persen.
Lima provinsi tersebut diantaranya, Jawa Timur 34,3 persen, Banten 45,8 persen, Jawa Barat 29,2 persen, Maluku 42,4 persen, Papua 3,1 persen, Papua Barat 11,9 persen.
Jika melihat trennya dibandingkan kemarin sore (Minggu, 28 April 2019), perolehan suara yang didapat Prabowo-Sandiaga sedikit melemas.
Data real count KPU per Minggu, 28 April 2019 pukul 17.30 WIB mencatat data suara yang masuk berasal dari 385.823 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Jumlah ini sekitar 47,43 persen.
Dari data itu, pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin meraih 40.814.528 suara atau 56,32 persen. Pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno mendapatkan 31.653.420 suara atau 43,68 persen.
Jika membandingkan dengan data suara siang ini dengan Minggu sore, Jokowi mendapat tambahan suara sebanyak 2.821.758. Sementara suara tambahan untuk pasangan Prabowo-Sandiaga sebanyak 2.298.662.(Sah)
Dream - Pasangan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno mendapatkan prosentase suara yang terus bertambah. Terdapat tren naiknya prosentase suara untuk pasangan ini sejak pagi.
Data real count KPU per Minggu, 28 April 2019 pukul 17.30 WIB mencatat data suara yang masuk berasal dari 385.823 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Jumlah ini sekitar 47,43 persen.
Dari data itu, pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin meraih 40.814.528 suara atau 56,32 persen. Pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno mendapatkan 31.653.420 suara atau 43,68 persen.
Perolehan suara Prabowo-Sandi menunjukkan tren kenaikan. Pukul 10.15 WIB pagi, Prabowo mendapatkan suara 43,59 persen lalu meningkat menjadi 43,65 persen pada pukul 14.15 WIB.
Sementara prosentase perolehan Jokowi-Ma'ruf justu menunjukkan tren penurunan. Pada pukul 10.15, pasangan ini mendapatkan 56,41 persen, kemudian merosot menjadi 56,35 persen pada pukul 14.15 WIB.

Ini diagram perolehan suara Capres-Cawapres berdasarkan provinsi:

Dream - Hasil perhitungan suara KPU terus menunjukkan peningkatan. Jumlah data yang masuk mendekati 50 persen.
Pada Minggu, 28 April 2019 pukul 14.15 WIB, tercatat ada data dari 382.878 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Jumlah tersebut setara 47 persen.
Dari data tersebut, Pasangan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin meraih 40.518.184 suara atau 56,35 persen. Sementara pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianti-Sandiaga Salahudin Uno mendapatkan 31.386.354 suara atau 43,65 persen.

Selisih suara keduanya terpaut 9.131.830 suara. Jokowi-Maruf tetap masih unggul dari Prabowo-Sandi.
Tetapi, prosentase Jokowi-Ma'ruf pada siang ini menurun dibandingkan dengan pagi tadi. Data pukul 10.15 WIB, Jokowi-Maruf meraih prosentase sebesar 56,41 persen.
Prabowo-Sandi mengalami peningkatan suara siang ini. Pagi tadi, pasangan ini mendapatkan 43,59 persen suara.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya