Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Pemilik hewan peliharaan unik, sebaiknya mulai berhati-hati. Alih-alih unjuk diri karena memiliki peliharaan tak lazim, seorang pemilik Singa di Kuwait justru dituntut ke meja hijau.
Tuntutan ini dilayangkan pemerintah Filipina kepada pemberi kerja di Kuwait karena diduga menyebabkan salah seorang pekerjanya tewas diterkam Singa.
Pengacara dari Konjen Kedubes Filipina, Raul Dado seperti dikutip laman Arabianbusiness, Senin, 22 Desember 2014 dilaporkan telah mendaftarkan tuntutan hukum kepada Luordes Abujela karena Singa peliharaannya diduga menyebabkan kematian salah seorang pekerjanya.
Pekerja ekspatriat asal Filipina ini meninggal dunia setelah diserang seekor Singa yang dipelihara sebuah keluarga selama 15 tahun.
Pekerja Filipina yang kurang beruntung ini dilaporkan tengah menjemur pakaian di atap rumah, tempat di mana kandang Singa berada. Nahas baginya, Singa tersebut diduga menyerang sang pekerja karena kandang tak terkunci.
Akhir pekan lalu, instansi berwenang di Kuwait mengaku telah membentuk tim investigasi untuk menelusuri kematian ini.
Menteri Kesehatan Dr Ali Obaidi yang memimpin investigasi mengatakan proses hukum akan dilakukan untuk kasus kematian wanita tersebut.
Saat ini, Filipina mencatat penduduknya yang bekerja di Kuwait berjumlah tak kurang 18 ribu orang. Lebih dari separuhnya bekerja sebagai pembantu rumah tangga.
Kasus kematian ini terjadi sepekan setelah otoritas di Sharjan melarang penduduknya memelihara hewan liar.
Selain di Kuwait, kepolisian Dubai di awal tahun ini juga dilaporkan tengah menginvestigasi sebuah video yang memperlihatan seekor singa tengah berkeliling di atap kap mobil di jalanan Sheikh Zayed Dubai.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya