Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pengemudi Taksi Akan Dikenakan Tilang Jika Tak Membawa Kondom.
Dream – Para pengemudi taksi di India tengah dilanda kebingungan. Mereka mendengar informasi jika polisi bisa menilang dan mendenda sopir jika tak membawa alat kontrasepsi di dalam kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di kendaraannya.
Dikutip dari NDTV, Rabu 25 September 2019, kabar ini santer beredar di kalangan sopir taksi India. Beberapa mengklaim membawa alat kontrasepsi di samping obat-obatan lainnya di kotak P3K mereka.
Kalangan sopir ini beralasan membawa barang tersebut karena takut dihukum polisi.
Kabar tersebut diklarifikasi langsung pihak kepolisian Delhi. Kabar tersebut ternyata informasi tak benar.
Polisi lalu lintas New Delhi menegaskan pengemudi taksi tak akan menerima hukuman tilang jika tak membawa alat kontrasepsi di kotak P3K.
“ Tak disebutkan dalam Undang-Undang Kendaraan Bermotor tentang kondom. Kami tidak mengeluarkan tilang kepada pengemudi karena tidak memiliki kondom di kotak P3K,” kata Komisaris Khusus Kepolisian Lalu Lintas, Taj Hasan, kepada Asian News International.
Pernyataan ini datang setelah sejumlah sopir taksi mengklaim membawa alat kontrasepsi di perlengkapan P3K mereka.
“ Kami tidak pernah menanyakan alasan. Tapi, kami ditilang kalau ditemukan tanpa kondom di kotak P3K,” kata salah seorang sopir taksi, Kamlesh.
Sopir taksi lainnya, Ramesh Kumar, mengaku pernah didenda karena tak membawa barang untuk orang dewasa tersebut.
“ Saya ingat seorang polisi di Jaipur mendenda saya karena tak memiliki kondom dalam tas P3K,” kata Ramesh.
Aturan menyimpan alat kontrasepsi di kotak P3K mobil membuat banyak orang bertanya-tanya. Mereka penasaran mengapa muncul pemikiran sopir taksi harus membawa barang tersebut.
Ajay, seorang sopir taksi mengaku pernah mendengar penjelasan jika alat kontrasepsi itu disebut bisa dipakai untuk mengatasi kebocoran di pipa bahan bakar.
“ Namun, saya tidak pernah diminta untuk menunjukkan selama dicek,” kata dia.(Sah)
Dream - Masa senja sepatutnya dihabiskan dengan aktivitas menyenangkan. Bisa dengan merawat kebun atau bermain bersama cucu.
Tetapi, yang terjadi pada Puan Misnah, 60 tahun, justru sebaliknya. Saat sudah uzur, wanita asal Labuan, Malaysia, ini masih harus mencari nafkah.

Nenek Misnah terpaksa menjadi pengemudi taksi online. Dia menjadi tulang punggung keluarga karena suaminya terserang kanker dan anak sulungnya menderita gangguan kejiwaan.
Nenek Misnah seharusnya masuk golongan warga negara senior di Malaysia. Meski begitu, dia tidak seperti para lansia lainnya lantaran masih harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.
Kisah Nenek Misnah viral setelah dibagikan oleh presenter acara televisi, Fedtri Yahya, di Facebook. Kala itu, tanpa sengaja Fedtri menjadi penumpang Nenek Misnah.
Fedtri mengatakan, Nenek Misnah sangat sopan dan tenang. Sepanjang perjalanan, dia mengobrol dengan Nenek Misnah.
Orang seperti Nenek Misnah ini patut mendapat penghargaan. Dia adalah bukti dari apa yang bisa diperbuat manusia ketika berhadapan dengan situasi sulit.
Sumber: World of Buzz
app-facebook Fedtri Yahya
Coretan Labuan.
Pemandu grab wanita usia 60an. Suami uzur kanser usus dan glaukoma. Anak sulung OKU ( mental ). Subhanallah, dia antara wanita yang diuji. Tiap tutur bicaranya tenang dan tertib.
.
Kalau ada yang mungkin nanti naik keretanya, hulurkan seikhlas bantuan tanda ummah bersaudara ( walau dia tidak meminta)... @ Labuan
| 9.2K | 609 | 6.8K |
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya