Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
Perdana Menteri Interim Nepal Sushila Karki (Foto: Mofa.gov.np)
DREAM.CO.ID - Perdana Menteri Interim Nepal pengganti Sharma Oli telah terpilih, yakni Sushila Karki. Dia menjadi perempuan pertama yang mengisi posisi perdana menteri di Nepal.
Menariknya, Gen Z di Nepal dilaporkan menggunakan platform Discord untuk mengadakan pemungutan suara guna memilih perdana menteri interim pertama, setelah Sharma Oli mengundurkan diri.
Nepal dijadwalkan menggelar pemilu pada 5 Maret 2026 untuk menentukan perdana menteri penuh berikutnya. Hingga pemilu digelar, Sushila Karki yang berusia 73 tahun, akan memimpin negara yang terletak di Asia Selatan itu.
Melansir independent.co.uk, diskusi yang digaungi para aktivis untuk memilih perdana menterim interim berlangsung selama seminggu di aplikasi Discord. Sushila Karki muncul sebagai sosok favorit, dia mendapatkan banyak pujian karena integritasnya.

Kesepakatan untuk melantik Sushila Karki sebagai perdana menteri interim dicapai antara Presiden Ramchandra Paudel, Kepala Angkatan Darat Nepal Jenderal Ashok Raj Sigdel, serta perwakilan gerakan protes Generasi Z Nepal.
Pengangkatan Karki sebagai perdana menteri interim menyusul gerakan antikorupsi besar-besaran di seluruh Nepal yang menyebabkan pengunduran diri Sharma Oli.
Negara tersebut secara bertahap mulai kembali normal, dengan kepolisian melanjutkan operasi di Kathmandu, serta Mahkamah Agung dan bank-bank di ibu kota bersiap dibuka kembali secara bertahap setelah mengalami kerusakan selama protes.
Sushila Karki sebelumnya berposisi sebagai Ketua Hakim Agung. Karki dikenal luas karena sikap tegasnya terhadap korupsi.
Dia menangani sejumlah kasus penting, termasuk menjatuhkan vonis kepada Menteri Informasi dan Komunikasi, Jaya Prakash Prasad Gupta, atas kasus korupsi. Karki juga pernah memimpin putusan yang membatalkan pengangkatan kepala kepolisian oleh pemerintah.
Dalam waktu kurang dari satu tahun setelah Karki dikonfirmasi sebagai hakim tetap di Mahkamah Agung Nepal pada 2016, para anggota parlemen dari partai berkuasa saat itu, Nepali Congress dan CPN, mengajukan mosi pemakzulan terhadapnya dengan tuduhan keberpihakan, termasuk terkait keputusan pengangkatan kepala kepolisian.
Mosi tersebut menyebabkan ia diskors dan membuat kepala lembaga antikorupsi yang berkuasa saat itu didiskualifikasi, namun langsung memicu protes publik demi membela independensi peradilan.Hal ini membuat Mahkamah Agung menghentikan proses tersebut dan mosi pemakzulan akhirnya ditarik kembali.
Salah satu gerakan pertamanya sebagai perdana menteri interim, Karki membubarkan parlemen Nepal dan menjadwalkan pemilu umum baru pada Maret 2026. Baik Karki maupun suaminya, Durga Prasad Subedi, turut serta dalam gerakan rakyat Nepal tahun 1990-an yang mengakhiri monarki absolut dan menghapus sistem panchayat.
Karki pernah dipenjara pada masa itu dan menulis novel " Kara" yang didasarkan pada peristiwa tersebut.
Suaminya, yang saat itu merupakan pemimpin muda Nepali Congress, juga dipenjara atas dugaan keterlibatannya dalam pembajakan pesawat Royal Nepal Airlines untuk mendanai perjuangan bersenjata melawan monarki Nepal, menurut sejumlah laporan media.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya