Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Malam pernikahan pasangan di Irak akan menjadi kenang-kenangan yang mengesankan ketika polisi anti-teror Irak menendang pintu depan rumah mereka di Baghdad.
Pengantin perempuan langsung pingsan begitu komandan pasukan memberitahu suaminya akan ditahan karena menjadi anggota kelompok teroris ISIS.
Polisi mendapat laporan dari seorang wanita berusia 40 tahun yang memberitahu bahwa si pengantin pria adalah anggota senior ISIS.
"Perempuan itu mengatakan pengantin pria itu sedang merencanakan teror saat di Mosul dan membawa bahan peledak," kata Kolonel Salam Ahmed, menurut Albawaba.com dikutip Daily Mail, Sabtu 28 Februari 2015.
Namun, polisi mencurigai wanita pelapor dan akhirnya mengetahui bahwa pengantin pria itu telah dijebak.
Saat ditanyai polisi, wanita pelapor itu mengaku bahwa pengantin pria itu sebenarnya adalah mantan suaminya. Dia merasa sakit hati karena ditinggal kawin lagi dan akhirnya membuat laporan palsu tentang ISIS.
Wanita pelapor itu pun akhirnya ditangkap karena membuat laporan palsu dan membuang-buang waktu polisi.
Cerita ini merupakan lanjutan dari kisah sepasang kekasih asal Swedia yang juga dituduh sebagai simpatisan ISIS.
Harian Kvalls Posten melaporkan Sarah Ericsson sedang menggelar pesta ulang tahunnya di rumah kekasihnya, Fabian Akesson, di Karlskrona. Entah apa maksudnya, pasangan ini memasang balon yang berbentuk angka 21 di dekat jendela rumah Fabian.
Kemudian saat seorang pejalan kaki lewat, dia salah mengerti melihat angka 21 sebagai IS yang merupakan singkatan dari nama kelompok teroris Islamic State, dan melapor ke polisi.
Fabian sangat tegang ketika mobil polisi mengepung rumahnya. Polisi kemudian masuk dan mendapat penjelasan dari Fabian bahwa yang dilihat itu adalah balon berbentuk angka 21.
Meski salah paham akhirnya dapat diselesaikan, polisi minta Fabian untuk menurunkan balon tersebut agar tidak mengundang perhatian.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari