7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Sudah Dikafani, Jenazah Mendadak Hidup Kembali Dan Membuka Mata Saat Di Ambulans, Keluarga Auto Panik
Dream - Seorang wanita yang sudah dinyatakan meninggal dunia tiba-tiba terbangun dalam perjalanan ke permakaman. Kejadian itu sontak membuat keluarga yang berada di mobil ambulans kaget, sekaligus bahagia.
Wanita bernama Chataporn Sriphonla, 49, itu dinyatakan meninggal dunia oleh dokter usai menjalani perawatan akibat kanker hati di sebuah rumah sakit di Provinsi Udon Thani, Thailand pada 29 Juni lalu.
Dokter dan perawat di sana memastikan bahwa Chataporn telah berhenti bernapas dan dinyatakan meninggal dunia.

Sang ibu, Mali, segera menelepon kerabatnya mengabarkan bahwa Chataporn telah meninggal.
" Putri saya dirawat karena kanker di rumah sakit, tetapi dokter memberi tahu kami bahwa dia hanya memiliki sedikit peluang untuk bertahan hidup," kata Mali, dilansir dari Daily Star.
" Saya ingin dia menghabiskan saat-saat terakhirnya bersama keluarga, jadi saya mengatur agar dia dibawa kembali ke rumah kami," sambungnya.
Para kerabat pun segera mempersiapkan proses pemakaman, seperti membeli peti mati dan berkoordinasi dengan staf kuil untuk upacara.
Mobil ambulans pun membawa jenazah Chataporn ke kuil Wat Sri Phadung Pattana, tempatnya akan disimpan semalaman.

Namun, para kerabat yang ikut mengantar di mobil itu dibuat kaget karena Chataporn tiba-tiba terbangun dan membuka matanya.
Meski bingung dengan kejadian yang dialaminya, Mali sangat senang dan segera mengabari keluarga.
Beberapa anggota keluarga bahkan percaya bahwa Chataporn bertahan agar dapat melihat anak-anaknya sebelum dia meninggal.
Chataporn kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Putra Mahkota Ban Dung, di mana dia saat ini berada di bawah pengawasan medis, ditemani oleh putrinya.
Kisah Chataporn rupanya bukan kali pertama terjadi. Sebelum insiden serupa yang muncul awal bulan ini di Ekuador, di mana Bella Montoya (76), tiba-tiba hidup kembali di dalam peti matinya pada 9 Juni.
Bella telah dinyatakan meninggal oleh dokter, tetapi para pelayat terkejut ketika dia mulai menggaruk peti matinya saat bangun. Dia dilarikan ke rumah sakit, tetapi meninggal seminggu kemudian.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?