7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Sudah Ditahan Di Sel Khusus Lapas Salemba, Bharada E Kembali Dibawa Ke Rutan Bareskrim, Ini Alasannya (Liputan6.com/Johan Tallo)
Dream - Richard Eliezer atau Bharada E batal menghuni lapas Salemba, Jakarta Timur. Dia kembali mendekam ke rutan Bareskrim Polri untuk menjalani vonis tahanan 1 tahun 6 bulan.
Kepala Bagian Humas Protokol Direktorat Permasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Rika Aprianti, menjelaskan, keputusan itu dilakukan setelah Bharada E menjalani serangkaian pendataan untuk menjalani eksekusi pada Senin 27 Februari 2022.
" Dan saat di Lapas Salemba langsung dilaksanakan rangkaian kegiatan. Pertama registrasi, pendataan, selanjutnya dilakukan pemeriksaan kesehatan dan asesmen oleh PK balai pemasyarakatan Jakarta Timur Utara," ujar Rika dikutip dari merdeka.com, Selasa 28 Februari 2023.
Menurut Rika, Bharada E kembali dipulangkan ke rutan Bareskrim karena alasan keamanan sesuai hasil rekomendasi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
" Berdasarkan rekomendasi LPSK dengan pertimbangan keamanan, Richard Eliezer selanjutnya menjalankan pidana di rutan bareskrim. dengan pertimbangan keamanan," ujar Rika.
Alasan LPSK
LPSK menjelaskan alasan meminta agar Bharada E dikembalikan ke Rutan Bareskrim demi keselamatan karena di Lapas Salemba terlalu banyak warga binaan.
" Pertimbangannya soal keamanan. Kami mempertimbangkan keselamatan Richard Eliezer karena di Lapas lebih banyak orang (warga binaan). Sehingga potensi keselamatan dia harus kita jaga. Sedangkan di rutan bareskrim lebih sedikit orang jadi bisa kita pantau keselamatannya," kata Wakil Ketua LPSK Susilaningtias.
" Selain itu juga dengan di rutan Bareskrim juga mendekatkan richard dengan Korps Polri untuk persiapan bertugas kembali," tambah dia.
Dream - Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E sudah kelar. Hasilnya, Bharada E ditetapkan masih sebagai anggota Polri.
Meski begitu, mengutip, terdapat sanksi administrasi yang harus diterima Bharada E.
“ Sanksi administrasi mutasi bersifat demosi selama 1 tahun,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu 22 Februari 2023.
Bharada E juga dijatuhi sanksi etika. Perilakunya, yang terlibat dalam kasus pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat, dinyatakan sebagai tindakan tercela.
”Komisi selaku pejabat berwenang berpendapat bahwa terduga pelanggar masih dapat dipertahankan untuk berada dalam dinas Polri,” jelasnya.
Karena itu, pelanggar meminta maaf secara lisan di hadapan sidang KKEP maupun tertulis kepada pimpinan Polri.
Sidang kode etik Bharada E ini digelar secara tertutup di gedung Transnational Crime Center (TNCC) Polr. Dalam sidangnya ini dipantau langsung oleh Kompolnas, dan dihadiri oleh pengawas internal maupun eksternal.
Sidang Bharada E ini dipimpin oleh satu orang hakim ketua dan satu wakil hakim serta satu hakim anggota. Kemudian, juga terdapat 8 orang yang menjadi saksi.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?