Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Uang Hasil Mencuri Di Bank Tidak Laku (timesofindia.indiatimes.com)
Dream - Seorang pria begitu lancar melaksanakan aksinya membobol sebuah bank di Shimla, Ibukota Negara Bagian Himachal Pradesh, India. Dia tanpa hambatan membawa kabur uang sebanyak 1 crore rupee (10 juta rupee) atau setara Rp1,9 miliar.
Padahal, aksinya diketahui banyak orang. Tetapi, petugas keamanan memilih membiarkan pria itu bebas menjalankan aksinya.
Saat insiden itu terjadi, para petugas UOC Bank tengah sibuk melayani nasabah pada 26 Desember 2016. Saat itu, bank tersebut ramai dengan nasabah yang akan melakukan penarikan uang.
Kasus ini bahkan baru dilaporkan ke kepolisian Senin kemarin oleh pejabat bank. Padahal, perampokan itu sudah terjadi sepekan sebelumnya.
Dalam keluhannya, kepala manager bank Surender Kaul mengatakan si pencuri membawa kabur beberapa gepok uang. Tetapi, dia tidak terlalu khawatir dengan kasus tersebut.
© Dream
Ternyata gepokan yang digondol perampok berisi uang pecahan 500 rupee dan 1.000 rupee yang akan diserahkan ke bank sentral untuk dihancurkan.
Dua pecahan tersebut kini sudah tidak dapat digunakan lagi sebagai alat tukar. Ini lantaran Pemerintah India menyatakan uang nominal 500 rupee dan 1.000 rupee ditarik dari peredaran.
Alhasil, meski si pencuri berhasil, dia tetap tidak bisa menggunakan uang itu untuk membeli barang.
(Sah/Sumber: timesofindia.indiatimes.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya