Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Sulitnya Muslim Australia Miliki Masjid

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 3 Desember 2014 09:19
Sulitnya Muslim Australia Miliki Masjid
Rencana pembangunan masjid diprotes karena didorong oleh sentimen 'anti-Islam'.

Dream - Rencana membangun sebuah masjid di Victoria, Australia telah memicu Islamofobia. Sebaliknya, ada juga yang sangat mendukung proyek itu.

Seyed Sheriffdeen, Sekretaris Misi Islam Australia di negara bagian Victoria, mengatakan mereka memprotes rencana pembangunan masjid karena didorong oleh sentimen 'anti-Islam'.

Sheriffdeen mengatakan penentang masjid, yang kebanyakan bukan penduduk Bendigo, tidak rasional karena mengaitkan tempat ibadah dengan terorisme dan jihad. " Ini benar-benar rasisme," katanya kepada The Anadolu Agency.

" Kami telah menggunakan hukum demokratis negeri ini. Kami tidak meminta sesuatu yang luar biasa. Kami memasukkan proposal kepada dewan untuk diterima atau ditolak. Kami membuat beberapa perubahan desain seperti yang diminta dan itu diterima."

Dewan Kota Bendigo menyetujui pembangunan masjid pertama di kota pada pertemuan pada Juni lalu. Sementara itu penentang pembangunan masjid berencana memperjuangkan penolakan mereka ke Badan Sipil dan Administrasi Victoria di Melbourne pada Minggu ini.

Persetujuan pembangunan masjid yang direncanakan menelan dana AUD 3 juta itu telah menimbulkan perpecahan di kota bersejarah Bendigo dan menuai kritik serta kemarahan.

Kampanye anti-pembangunan masjid terus didengungkan di Bendigo. Para penentang melakukan intimidasi dengan menggantung balon udara warna hitam di depan rumah pendukung pembangunan masjid.

Sebuah pamflet juga disebar pada pertemuan anti-pembangunan masjid yang berbunyi; masjid tidak seperti gereja atau kuil. Masjid adalah pusat pemerintahan, pusat komando, pengadilan, dan dalam beberapa kasus digunakan sebagai pusat pelatihan militer dan tempat menyimpan senjata.

Menanggapi hal itu, para pemimpin di Bendigo menyerukan toleransi dan menolak fanatisme. Setelah pesan tersebut tersebar, warga Bendigo lainnya membawa balon udara warna-warni sebagai bentuk dukungan terhadap semua keyakinan.

Putusan Badan Sipil dan Administrasi Victoria mengenai lanjut atau tidaknya pembangunan masjid itu akan diumumkan akhir pekan ini.

(Ism, Sumber: World Bulletin)

Beri Komentar