Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Super Moon (Shutterstock.com/jakkapan)
Dream - Ada banyak peristiwa alam yang bisa kita amati pada bulan yang merupakan satu-satunya satelit yang mengelilingi Bumi dalam suatu orbit. Salah satunya fenomena Super Moon.
Super Moon adalah keadaan di mana Bulan telihat lebih besar, lebih terang, dan lebih dekat dari biasanya. Bulan Agustus ini adalah bulan di mana Super Moon muncul terakhir di tahun 2022, yakni pada Kamis 11 Agustus.
Dikutip dari The Independent, kemunculan Super Moon yang juga punya sebutan Sturgeon Moon puncaknya akan terjadi pada pukul 21.36 waktu EDT. Dan akan terlihat lebih besar ketika terbit di timur saat matahari terbenam.
Super Moon dapat terlihat 14 hingga 30 persen lebih terang daripada bulan purnama pada apogee, atau titik di mana Bulan berada pada jarak terjauh dari Bumi di sepanjang orbitnya.
Super Moon terjadi ketika bulan purnama bertepatan dengan perigee Bulan atau titik terdekat Bulan ke Bumi.

Puncak Bulan purnama yang akan datang akan tertinggal satu hari dari perigee Bulan, dengan pendekatan terdekat Bulan terjadi pada sore hari Rabu 10 Agustus.
Bulan akan terlihat penuh dari Rabu hingga Jumat. Perbedaan dari yang akan terlihat masih bisa diperdebatkan oleh pengamat. Namun, Sturgeon Moon dapat meredam aktivitas pengamatan langit lainnya.
Puncak bulan purnama 11 Agustus juga bertepatan dengan hujan meteor Perseids, yang umumnya dianggap sebagai salah satu hujan meteor terbaik tahun ini.
Hal ini terjadi karena Bumi melewati ekor komet 109P/Swift-Tuttle, yang membutuhkan 133 tahun untuk mengorbit Matahari, Perseid akan mencapai puncaknya pada 13 Agustus, tetapi akan tetap aktif hingga 1 September.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya