Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Surat Zaman Perang Dunia I Ini Terkirim Setelah 100 Tahun, Isinya Bikin Haru (New York Post)
Dream - Sebelum zaman serba digital, dahulu orang mengirim pesan menggunakan surat. Namun kini, hanya dengan memanfaatkan ponsel dan internet, pesan langsung terkirim saat itu juga.
Bicara soal surat, baru-baru sebuah surat yang dikirim pada tahun 1916 akhirnya tiba di alamat yang dituju setelah lebih dari satu abad. Alamat tersebut berada di London Selatan.
Penerima surat tersebut, Glen, mengatakan bahwa surat itu bertuliskan tahun 16. Ia sempat berpikir mungkin saja yang dimaksud penulis surat adalah tahun 2016.
Namun ia kembali menyadari bahwa perangko itu adalah raja, bukan ratu, jadi ia yakin itu bukan tahun 2016.

“ Kami memperhatikan bahwa tahun itu adalah’ 16. Jadi kami pikir itu tahun 2016. Kemudian kami menyadari bahwa prangko itu adalah raja, bukan ratu, jadi kami merasa itu bukan tahun 2016," ujarnya
Surat itu tiba beberapa tahun yang lalu, tetapi pria berusia 27 tahun tersebut baru membawanya ke tempat sejarah. Glen berkata jika surat itu ternyata memiliki ‘makna sejarah yang serius’
Ia sangat senang museum menyimpannya. Namun jika tidak, Glen dan pacarnya ingin menjaganya.

Awalnya Glen dan kekasihnya tidak ingin membuka surat itu. Namun setelah tau umur surat tersebut, ia memutuskan untuk membukanya.
Terlihat perangko di amplop menampilkan Raja George V, bernilai 1 pence, dan dikirim di tengah Perang Dunia I yang artinya sudah lebih dari satu dekade. Bahkan surat tersebut dikirim sebelum Ratu Elizabeth II lahir.
Menurut Oxaford, surat tersebut ditulis untuk “ Katie tersayang” seorang wanita yang menikah dengan Oswald Marsh, pedagang perangko yang sangat dihormati sebagai saksi ahli dalam kasus penipuan perangko.
Surat tersebut ditulis oleh teman Katie yang bernama Chistable Mennel, putri pedagang teh Henry Tuke Mannel yang saat itu sedang berlibur di Bath. Di dalam surat itu terdapat tulisan “ Saya sangat menderita di sini dengan flu yang sangat berat.”
Oxaford mengatakan surat tersebut mungkin hilang di kantor penyortiran dan baru saja ditemukan.
Sumber: New York Post
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya