Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Kondisi Rumah Susanti Ndapataka (Foto: Merdeka.com)
Dream - Susanti Ndapataka, atlet Muaythai peraih medali emas di PON XX Papua asal Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi perhatian publik. Hal ini lantaran beredar foto dan video penjemputannya menggunakan mobil pickap di Bandara El Tari, Kupang, Rabu 6 Oktober 2021 pagi.
Unggahan tersebut menyusul beredarnya kondisi rumah keluarganya yang sangat sederhana di Desa Kuamasi, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang. Bangunan tersebut hanya beratapkan daun gewang dan berdinding bebak.
Melihat kondisi tersebut, Yohanis Vian Feoh warga Jakarta, rela terbang ke NTT pada Jumat 8 Oktober 2021 kemarin, untuk melihat langsung kondisi kehidupan keluarga Susanti.

Dalam kunjungannya, Vian mengaku datang dari jauh untuk memberikan bantuan berupa pembangunan rumah Susanti.
Menurut Vian, Susanti pantas mendapatkan perhatian lebih karena dengan kesederhanaan dan keterbatasan yang dimiliki, masih berjuang mengharumkan nama NTT di PON XX Papua.
" Saya hanya membantu sesuai kemampuan saya, semoga masih banyak orang di luar sana yang ingin membantu agar kondisi miris yang dialami Susanti teratasi," jelasnya.
Selain membangun rumah bagi Susanti, Vian juga memberikan bantuan tambahan berupa penggantian uang tiket yang digunakan Susanti maupun pelatihnya Angga Silitonga selama mengikuti PON XX di Papua.
" Saya akan mengganti uang tiket, ala kadarnya karena atlet yang berusaha dan mengeluarkan uang pribadi adalah upaya kepedulian terhadap olahraga NTT," ujarnya.
Vian berharap Susanti Ndapataka dan Angga Silitonga terus mengembangkan kemampuan mereka, agar tidak hanya sampai ke tingkat PON tapi bisa berlanjut ke Sea Games maupun event internasional lainnya.
Fasilitas latihan bagi Kupang Muaythai Camp juga akan diperjuangkan. Vian menyadari kesuksesan tersebut tidak terlepas dari peran pelatih dan kondisi sasana.
" Kita dorong, kita akan berusaha mencari dukungan agar sasana atau camp latihan mereka bisa diperbaiki demi melahirkan atlet tangguh lainnya," tutup Vian.

Susanti menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang memberikan perhatian kepadanya.
" Saya minta terima kasih kepada semuanya karena, semoga kita semua diberkati Yang Maha Kuasa," ucapnya.
Sumber: merdeka.com
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya