Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ular Sanca Kembang Yang Ditangkap Saat Pagi Buta. (Foto: Bernama)
Dream - Warga Jln Semambu, Pahang, Malaysia terkejut bukan kepalang saat keluar rumah jam 2.40 pagi, 29 Maret 2019.
Mereka terkejut melihat seekor ular sanca sanca batik atau reticulated python sedang menyeberang jalan.
Salah satu spesies ular terbesar di dunia ini melintasi untuk menuju semak-semak yang ada di seberang jalan.
Karena takut terjadi sesuatu di lingkungan mereka, warga menghubungi Angkatan Pertahanan Sipil Malaysia (APM) Pahang.
Petugas APM bernama Muhammad Ikram Harun mengatakan ular yang ukurannya lebih besar dari Anaconda itu memiliki panjang sekitar sembilan meter.
" Kami menggunakan penjerat dan penjepit untuk menangkap ular raksasa itu," katanya kepada wartawan.
Karena ukurannya yang sangat besar, para petugas APM terpaksa 'bergulat' dengan ular tersebut selama 4 jam.
Rupanya, para petugas APM kewalahan menangkap ular yang beratnya mencapai 180 kilogram tersebut.
Meski begitu, Harun dan rekan-rekannya berhasil menangkap ular yang biasanya membunuh mangsanya dengan cara membelit tubuh.
" APM butuh waktu lama karena ular itu bertindak agresif karena terancam dengan kehadiran anggota APM ini. Mungkin juga karena faktor ukurannya yang besar," ujar Harun.
Agar tidak membahayakan keselamatan warga sekitar, ular yang persebarannya hanya di Asia Tenggara ini dilepaskan ke habitat aslinya yang jauh dari kawasan penduduk.
(Sah, Sumber: Siakapkeli.my)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya