Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Kecamatan Kiarapedes Menunjukkan Lokasi Penguburan Bayi Hidup-hidup Di Purwakarta (Liputan6.com/Abramena)
Dream - Entah apa yang terlintas dalam pikiran Wartini, 35 tahun. Warga Kampung Pasirmuncang, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Purwakarta, ini tega mengubur hidup-hidup bayinya yang berusia 5 bulan, Dian Asnani.
Peristiwa ini terkuak setelah, Atikah, 35 tahun, bertanya kepada kakak iparnya tentang keberadaan bayi Dian. Sayangnya, Atikah tidak mendapat jawaban yang memuaskan.
Curiga dengan keterangan Wartini, Atikah mencari Dian di belakang rumah. Dia terkejut begitu menemukan Dian dalam keadaan terkubur.
Kapolsek Kiarapedes, Iptu Toto Herman Permana, mengatakan bahwa bayi Dian ditemukan setelah polisi mendapat laporan dari keluarga didampingi warga.
" Bayi baru berusia lima bulan dan berjenis kelamin perempuan ditemukan terkubur dalam keadaan hidup di belakang rumah kediaman sang ibu bayi," ujar Toto, dikutip dari Liputan6.com.
Toto mengatakan, dalam pemeriksaan, saksi Atikah mengaku tidak melihat bayi yang merupakan keponakannya di dalam rumah. Pihak keluarga akhirnya melakukan pencarian dan menemukan gundukan tanah di belakang rumah.
" Karena ada kecurigaan, saksi dibantu tetangga mencari ke belakang rumah dan ditemukan bayi terkubur masih hidup," kata dia.
Diduga, Wartini mengalami gangguan jiwa sejak mengandung tujuh bulan. Wartini baru nekat mengubur bayinya ketika sudah berusia lima bulan.
" Pelaku mengalami gangguan jiwa sejak bayi dalam kandungan berumur tujuh bulan," kata Toto.
Begitu ditemukan, kata Toto, bayi Dian langsung diangkat dan dilarikan ke puskesmas terdekat untuk menjalani pemeriksaan medis. Bayi Dian dinyatakan mengalami hypotermia dan segera dievakuasi ke RSUD Bayu Asih.
" Saat ini bayi tersebut ada RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk mendapat pelayanan lebih intensif," kata dia.
Sumber: Liputan6.com/Abramena
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya