Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Para nelayan di Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara, Subang dihebohkan dengan kemunculan hiu tutul, Rhincodon typus, seberat dua ton dan panjang 5 meter pada Selasa, 7 November 2017.
" Waktu itu saya mau nelayan seperti biasa. Sekitar jam 06.00 WIB. Begitu mau jalan, saya lihat ada ikan hiu loreng, saya pikir ini hiu raksasa," kata Janudin kepada laman Tinta Hijau.
Karena kondisinya telah mati, hiu tutul tersebut dibawa ke pelelangan ikan Genteng. Atas kesepakatan para nelayan, hiu tutul itu kemudian dikuburkan.

" Menurut kepercayaan para nelayan ini, kalau dijual atau dimakan akan menghantui mereka. Setelah diangkat ke darat atas kesepakatan semua, akhirnya dikuburkan di pinggir pantai," kata anggota Polsek Pusakanagara, Ghani yang berada di lokasi.
Penemuan hiu tutul ini, kata Gani, merupakan kejadian pertama yang dialami. Sebelumnya, nelayan hanya menemukan ikan-ikan konsumsi saja ketika memancing di tengah laut untuk dijual ke pasar.
Penemuan hiu itu menandakan kawasan perairan Patimban telah menjadi habitat hiu tutul.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya