Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi (Pixabay)
Dream - Tak ada kebahagian yang paling diimpikan seorang manusia selain dicintai Sang Pencipta. Allah SWT.
Berbagai cara untuk mendapatkan ridha Allah terus dilakukan hamba-Nya dalam setiap aktivitas. Kebaikan itu berupa hidayah, rahmat, dan kasih sayang dari Allah SWT.
Disebutkan dalam hadis Nabi SAW bahwasanya Allah menyebutkan akan adanya hamba-hamba yang diingkinkan kebaikan oleh Allah SWT.
Dan tanda-tanda golongan orang yang beruntung itu adalah:
Disebutkan dalam hadis yang dikeluarkan oleh Imam Ahmad dan lainnya, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
" Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada seorang hamba, Allah jadikan ia beramal." Lalu para sahabat bertanya, " Apa yang dimaksud dijadikan dia beramal?" Maka Rasulullah SAW bersabda, " Dibukakan untuknya amalan soleh sebelum meninggalnya sehingga orang-orang yang berada di sekitarnya rida kepadanya."
Dari Hadis di atas disebutkan bahwa jika Allah menghendaki kebaikan kepada hambanya maka Allah jadikan ia beramal soleh ketika sebelum wafatnya, senantiasa bertaubat kepada Allah atas segala kesalahanya.
Jangan kesal kalau sedang menderita penyakit, meskipun hanya flu saja. Sebab penyakit itu dapat menggugurkan dosa-dosa kita dengan syarat kamu ikhlas menerimanya dan tetap tawaqal kepada-Nya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
" Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada hamba-Nya, Allah akan segerakan sanksi untuknya di dunia. Dan apabila Allah menginginkan keburukan kepada hamba-Nya, Allah akan menahan azab baginya akibat dosanya (di dunia), sampai Allah membalasnya (dengan sempurna) pada hari Kiamat." (HR. At-Tirmidzi dan Al Hakim] dari Anas bin Malik)
Orang yang dikehandaki Allah kebaikan akan akan dipercepat sanksinya di dunia ini sehingga ketika nanti di akhirat sudah tidak lagi membawa dosa-dosanya karena sudah habis di dunia.
Ciri orang yang disayang Allah Subhanahuwata’ala yang ketiga adalah orang yang diberi kemudahan dan dipahamkan dalam hal agamanya. Diberinya petunjuk dalam mencari ilmu-ilmu agama.
Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda yang artinya:
" Barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan padanya, Allah akan faqihkan ia dalam masalah agama (ini)." (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Itulah beberapa tanda jika Allah Subhanahuwata’ala menghendaki kebaikan kepada seseorang.
Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan orang-orang yang Allah Subhanahuwata’ala kehendaki kebaikan, Amin.
Sumber: Planetmerdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam