Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Ohbulan.com)
Dream - Bila umur sudah semakin bertambah, pertanyaan yang sering diajukan keluarga dan teman-teman pasti tentang jodoh. 'Kapan menikah? Kapan punya anak?'. Kadang-kadang stres juga bila memikirkan pertanyaan itu.
Namun, bagi yang belum dipertemukan dengan jodohnya, jangan risau. Mari baca pengalaman yang dibagikan pria Malaysia bernama Faridzul Nasaruddin ini, yang menikah setelah usia mencapai 30 tahun.
Hubungan yang terjalin sebelum ini terputus di tengah jalan akibat tidak ada kecocokan. Namun akhirnya dia menikah juga dengan wanita yang sama.
Inilah Kisahnya:
© Dream
Dream - Jika diukur menggunakan takaran masyarakat Melayu dan Muslim di Malaysia, Faridzul dan istrinya, Fazilah, dapat dikategorikan sebagai pasangan yang lambat menikah. Masing-masing baru menikah saat menginjak umur 30-an.
Bahkan, kebanyakan (tidak semua) teman dekat yang seusia mereka sekarang ini ada yang sudah mulai mendaftarkan anak-anak mereka ke sekolah.
" Ceritanya, kami waktu dulu memang saling mengenal. Bahkan sempat 'dekat' waktu di kampus dulu. Kami pernah dijodohkan melalui Baitul Muslim di hadapan Dr Yusnan. Teman-teman yang mengatur," kenang Faridzul.
Tapi, bak kata Zamani 'Ku sangkakan panas berkepanjangan, rupanya gerimis mengundang'. Habis kuliah, Faridzul pun mulai bekerja, dan waktu itu dia merasa makin tidak sehaluan dengan Fazilah.
© Dream
Singkat cerita, akhirnya Faridzul menyarankan Fazilah untuk berhenti sampai di situ.
" Saya katakan kepadanya 'kita tak berjodoh'. Nanti akan dapat yang lebih baik InsyaAllah, percaya pada takdir Allah dan macam-macam lagi," katanya.
Mulai dari saat itu, Faridzul dan Fazilah berpisah. Mereka tidak berhubungan dan tidak bertegur sapa.
" Kami benar-benar tidak pernah berjumpa atau secara tidak sengaja bertemu satu sama lain."
Ada juga sesekali terdengar dari jauh tentang kondisi Fazilah - sakit, kuliah terganggu dan beberapa yang lain.
Sampailah 5 tahun setelah itu, sekitar akhir bulan Februari tahun ini. Cerita Faridzul dan Fazilah dimulai kembali.
" Saat itu ayah, ibu, paman dan lain-lain kembali menyebut nama Fazilah Hussein," katanya.
© Dream
Dream - Disingkat lagi ceritanya, Faridzul kemudian salat istikharah, istisyarah dan sebagainya. Dia membulatkan hati, demi agama dan demi sunnah Rasulullah SAW, Faridzul minta kedua orang tuanya untuk menyiapkan pertunangan dan pernikahan.
" Tanggal 19 Maret 2016, kami bertunangan. Dan 4 bulan setelah itu, atau secara tepatnya pada 8 Juli 2016, kami menikah."
Tapi begitulah. Takdir Allah adalah rahasia yang paling indah, dan rencana Allah adalah hadiah yang paling sempurna. Satu hal yang Faridzul selalu pegang dan akan terus dipegangnya: JUST GO WITH THE FLOW.
Allah takkan membagikan hal buruk kepada hamba-Nya yang beriman. Bahkan, yang buruk bagi pandangan mata manusia sebenarnya adalah yang paling baik di mata Allah, PERCAYALAH.
" Terakhir, untuk kawan-kawan yang masih belum bertemu jodoh, serius, jangan khawatir. Ikuti saja arus. Jaga iman yang kuat kepada-Nya dan Allah pasti akan memberikan yang terbaik untuk Anda, InsyaAllah."
(Sumber: ohbulan.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya