7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Penggeledahan Di Bekas Markas FPI (Foto: Liputan6.com)
Dream - Tim Densus 88 Antiteror Polri menyita barang mencurigakan di bekas Markas Front Pembela Islam atau FPI di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat, Selasa 27 April 2021.
Tim Densus 88 Antiteror Polri melakukan penggeledahan didampingi Ketua RT dan RW setempat.
" Petugas menemukan bahan-bahan berbahaya berbentuk serbuk dan cairan bahan kimia di dalam tabung," ujar Ahmad Ramadhan, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri dalam konfrensi pers, Selasa 27 April 2021.
Cairan yang ditemukan disebutkan merupakan bahan kimia yang mirip dengan temuan di Condet, Jakarta Timur.
Saat ini, tim penjinak bom bersama labfor Mabes Polri sedang melakukan penelitian bahan berbahaya itu, untuk mengetahui jenisnya.
Polres Metro Jakarta Pusat dan Dandim 0501 Jakarta Pusat membantu Densus 88 Antiteror mengawal penggeledahan. " Saat ini sedang berlangsung penggeledahan," ujar dia.
Beredar dua video saat penangkapan Munarman di kalangan wartawan. Dalam video pertama berdurasi 5 detik, terlihat sejumlah orang diduga penyidik berada di dalam ruangan rumah. Nampak ada dua orang perempuan dan sejumlah orang lainnya. Mereka terlihat memeriksa sejumlah berkas.
Sementara dalam video berdurasi 22 detik berisi penangkapan Munarman. Dalam video itu terlihat Munarman yang memakai koko warna putih dan bawahan loreng diapit sejumlah anggota menuju warna putih terparkir di depan rumah.
Tangan Munarman nampak dipegangi petugas. Penangkapan itu disaksikan sejumlah orang.
" Ini tidak sesuai hukum. Ini seharusnya ya," ucap Munarman seraya dibawa menuju mobil.
" Udah pak nanti aja nanti aja," jawab petugas.
" Enggak saya pakai sendal pakai sendal," kata Munarman.
" Udah enggak usah," kata petugas.
Munarman setelah ditangkap, dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lanjutan.
Munarman ditangkap karena dugaan menghadiri pembaiatan sumpah setia kepada pimpinan ISIS pimpinan Abu Bakar Al-Baghdadi di 3 kota, yakni Makassar, Jakarta dan Medan.
Selain itu, Munarman diduga menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana terorisme.
Selain itu, diduga bermufakat jahat untuk melakukan tindak pidana terorisme dan menyembunyikan informasi tentang tindak pidana teroris.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi mengatakan sebanyak 60 personel gabungan mengawal jalannya penggeledahan di bekas markas FPI.
Polres Metro Jakarta Pusat dan Dandim 0501 Jakarta Pusat mendampingi Densus 88 Antiteror melakukan penggeledahan. Hengki menyebut, saat didatangi rumah dalam keadaan kosong.
" Kami laksanakan perbantuan atau backup personel Densus 88 Antiteror saat ini tengah laksanakan penggeledahan di bekas kantor FPI. Di lokasi kosong maka kami panggil RT dan RW untuk sama-sama dampingi penggeledahan," kata dia di lokasi.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?