Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto : Pen News
Dream - Peneliti menemukan sebuah kapal karam berusia 400 tahun di dasar laut Baltik. Meski berada di dasar laut selama empat abad, kondisi kapal terlihat nyaris sempurna. Dilansir Daily Star, kapal ini masih memiliki tiang layar, meriam, dan tali-menali yang masih utuh.
Menurut para peneliti, kapal ini merupakan bukti kejayaan Kerajaan Belanda pada tahun 1670. Saat itu Belanda sempat menguasai perairan di lima benua, sebelum posisinya digantikan oleh Inggris
Sayangnya, para peneliti belum bisa menjelaskan alasan yang membuat kapal tua ini karam di dasar Laut Baltik, mengingat kondisi kapal yang nyaris utuh.
Jouni Polkko, tim penyelam dari Badewanne, yang menemukan bangkai kapal tersebut mengatakan tidak ada petunjuk untuk menjelaskan nasib kapal tersebut.

" Lambung (kapal) masih utuh. Itu di tengah laut, jadi tidak kandas. Mungkin terbalik karena badai, atau pompanya macet dan kapal terlalu banyak air sehingga bocor. Atau mungkin tali-temali itu membeku dan membuat kapal tidak stabil. Tapi kami benar-benar tidak tahu," papar Polkko sebagaimana dikutip dari Dailystar.

Para penyelam mengatakan, mereka hanya menemukan kerusakan kecil pada kapal yang diyakini disebabkan oleh jaring pukat. Mereka bahkan melihat ruang penyimpanannya penuh, meskipun kapal sudah berada di bawah air selama 400 tahun.

Juha Flinkman dari kelompok penyelam Finlandia, mengatakan bahwa temuan ini adalah sebuah kejutan besar yang tidak pernah diduga.
" Kapal serba guna ini sangat penting dalam kebangkitan Republik Belanda menjadi negara adidaya ekonomi. Pada masanya, ini adalah kapal yang sangat efisien. Dan harus diingat bahwa kapal jenis inilah yang secara praktis digunakan oleh semua penjelajah Belanda - seperti Willem Barents di Kutub Utara, dan mereka yang pergi ke Australia dan Asia," ujar Flinkman.
Sumber : Daily Star
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya