Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Teriak Terlalu Kencang saat Nonton Konser, Seketika Paru-Paru Remaja Ini Pecah

Reporter : Dinda Permata Sari
Kamis, 27 Juli 2023 15:00
Teriak Terlalu Kencang saat Nonton Konser, Seketika Paru-Paru Remaja Ini Pecah
Dadanya sakit kemudian kesulitan bernapas dan pingsan.

Dream - Berhati-hatilah saat bernyanyi. Jangan berteriak terlalu kencang, sebab bisa berakibat fatal dan mengancam nyawa kalian.

Peristiwa nahas yang menimpa pemuda 19 tahun asal Senzhen, China, ini bisa jadi pelajaran buat kita semua. Hidup pemuda yang tak disebutkan namanya itu nyaris berakhir gegara berteriak terlalu kencang saat melihat konser.

Menurut laman odditycentral.com, pemuda itu mengalami pneumotoraks, juga dikenal sebagai 'paru-paru yang kolaps', akibat berteriak keras saat menonton konser grup musik idolanya.

1 dari 3 halaman

Menurut laporan, remaja itu berteriak dengan antusias selama band favoritnya tampil, namun seketika ia merasakan sakit yang tajam di bagian dadanya. Lalu ia mulai mengalami kesulitan bernapas tak lama kemudian pingsan.

Pemuda itu segera dilarikan ke gawat darurat rumah sakit Shenzhen. Dokter menyimpulkan bahwa ia menderita pecah alveolar di salah satu paru-parunya karena berteriak dengan kekuatan berlebihan selama konser.

Pneumotoraks merupakan kumpulan udara abnormal di ruang pleura antara paru-paru dan dinding dada. Hal ini terjadi karena cedera dada tumpul atau tembus, kerusakan akibat penyakit paru-paru yang mendasarinya, atau ruptur alveolar karena tekanan yang tiba-tiba atau berat.

2 dari 3 halaman

Diduga, yang menjadi penyebab kasus pemuda Tionghoa itu, karena ia mengaku berteriak sepuasnya selama konser.

Meski kondisi pemuda itu cukup serius, dokter berhasil menghilangkan kelebihan udara dan mengurangi tekanan pada paru-parunya yang kolaps. Dikabarkan bahwa kini pemuda itu sedang dalam perjalanan menuju pemulihan penuh.

Teriak Terlalu Kencang saat Nonton Konser, Seketika Paru-Paru Remaja ini Pecah

3 dari 3 halaman

Rupanya, insiden ini bukan pertama kalinya seorang penggemar mengalami kolaps paru-paru saat konser. Pada tahun 2017 silam, media Barat melaporkan kasus aneh seorang wanita muda yang menderita pneumotoraks karena berteriak saat konser One Direction.

Tak hanya sedang konser, rusaknya paru-paru akibat berteriak terlalu kencang juga pernah terjadi secara tak terduga saat seseorang melakukan aktivitas umum. Seperti sedang karaoke, bahkan melakukan peregangan pagi seperti biasa.

Beri Komentar