Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Odditycentral.com
Dream - Kematian adalah sebuah kepastian. Tidak bisa diajukan apalagi ditangguhkan. Sebagai orang yang ditinggalkan, kita dianjurkan untuk menerima takdir tersebut agar kepergian orang terkasih bisa dilapangkan.
Namun pria asal Vietnam ini tampaknya tidak mampu berpisah dengan istri tercintanya. Meskipun mereka dipaksa berpisah lewat kematian.
Ia seperti tak rela akan kepergian istrinya. Kematian sang pendamping hidup bukan hal yang bisa diterima dengan legawa.
Alhasil pria ini nekat mengambil paksa jenazah istrinya yang telah terkubur dalam liang lahat.
Melansir odditycentral.com, cerita yang mengejutkan ini adalah kisah seorang pria bernama Le Van dari distrik Than Binh, provinsi Quang Nam, Vietnam.
Diketahui sang istri telah meninggal dunia 17 tahun silam. Kala itu Van yang berada di kursi roda mengaku sangat sedih dengan kematian istrinya. Dia tidak bisa mengikhlaskan jenazah istrinya berada di dalam liang lahat.
Sejak dimakamkan, setiap malam Van dikabarkan sering tertidur di atas makam istrinya.
Van sangat merindukan kehidupan bersama istrinya.
Ya, meskipun kehidupannya sulit, namun Van sangat bahagia dan menjalani kehidupan dengan penuh tawa bersama sang istri.
Kepergian sang istri pada tahun 2003 menjadi pukulan berat baginya.

Bahkan dia nekat menggali terowongan ke kuburan untuk lebih dekat dengan jenazah sang istri.
Meski ketujuh anaknya selalu coba untuk mencegah Van, namun dia tetap nekat melakukannya.
Hingga pada November 2004, kurang lebih setahun usai kepergian sang istri, Van diam-diam menggali makam istrinya itu.
Dia lalu mengambil jenazahnya kemudian membungkus dalam tas kain dan menyembunyikannya.
Dia kemudian membuat patung plester dengan semen dengan wujud fisik yang sama dengan istrinya.
Jenazah yang sudah berusia 17 tahun itu diletakan ke dalam patung yang ia buat tersebut.

Setelah menyelesaikan patung dia akhirnya membawa pulang sang istri dan meletakkannya di tempat tidur.
Mengetahui kejadian dan kelakuan sang ayah, anak-anak mengecamnya dengan keras, tapi Van tidak mengindahkannya.
Pihak berwenang turun tangan untuk meminta Van mengembalikan jenazah istrinya tetapi dia menolaknya.
Van mengaku dia sangat mencintai sang istri. Dia melakukan apa yang oleh banyak orang disebut kelakuan " gila" .
" Di dalam patung itu ada jenazahnya. Saya masih tidur dengannya setiap malam," ucapnya.
Ia dilaporkan benar-benar menyimpan kenangan sang istir dengan hati, hingga kini mereka sudah hampir 18 tahun bersama.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya