Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Kebiasaan mengejan terlalu keras dan lama di toilet membawa sial bagi seorang pria di Tiongkok. Rektum, tempat penyimpanan sementara feses, milik pria ini jatuh dari duburnya.
Pria tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit usai menyadari ada benda bulat menyerupai feses yang keluar dari duburnya, namun masih tersambung dengan bagian dalam tubuhnya.
Rupanya peristiwa itu oleh American Society of Colon dan Rectal Surgeons (ASCRS) dinamakan Prolaps Rektum, di mana rektum dapat keluar dengan sendirinya dari dubur namun tetap tersambung dengan usus besar.
" Kondisi ini terjadi pada 2 dari 100ribu orang yang mengalami konstipasi kronis," jelas ASCRS.
Menurut Cleveland Clinic, penderita kondisi prolaps rektum biasanya menimpa wanita berumur di atas 50 tahun, namun usia muda juga dapat mengalaminya. Meski begitu, hingga kini penyebab pastinya tidak jelas.
Beberapa faktor diduga kuat turut serta meninbulkan kondisi ini, seperti otot-otot sfingter anus (otot yang mengendalikan pelepasan tinja,red) yang longgar, cedera pada daerah anus atau pelvis, kerusakan pada saraf di daerah dubur karena sembelit kronis atau tegang saat buang air besar, dan infeksi cacing usus.
Pria malang itu menceritakan kondisinya pada dokter saat mengetahui rektumnya keluar. Kala itu, ia tengah bermain game lebih dari setengah jam sembari mengejan di toilet.
Sebelumnya pria tersebut pernah mengalami kondisi serupa ketika usianya 4 tahun. Usai mengetahui kondisi sang pria, pihak dokter pun melakukan operasi pada rektumnya.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya