Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Irjen Pol (Purn) Umar Septono (Foto: Merdeka.com)
Dream - Nama Irjen Pol (Purn) Umar Septono tak luput dari perhatian publik. Meski pernah menjabat sebagai salah satu petinggi di Korps Bhayangkara, sikap rendah hatinya pun tak luntur.
Dalam suatu waktu, Irjen Umar diketahui merasa terpukul dengan meninggalnya seorang tuna netra yang kerap ditemui di masjid Polda Sulsel.
Umar yang saat itu masih menjabat sebagai Wakil Inspektorat Pengawasan Umum atau Wairmasum Polri langsung mendatangi rumah duka, yang bertempat di Jalan Daeng Ramang Sudiang, Makassar.
" Mendengar kabar salah seorang tuna netra yang biasa sholat di masjid Polda Sulsel meninggal dunia, Irjen Umar melayat ke rumah duka keluarga Almarhum dan bertemu dengan istri Almarhum," dikutip dari kanal YouTube Om Geleng, 4 Februari 2019.

Sebelum memasuki rumah duka dan menemui keluarga almarhum, Umar malah terlebih dahulu membersihkan sampah yang berserakan di halaman.
Tak segan, ia menggunakan kedua tangannya sendiri mengambil dan mengumpulkan sampah ke dalam ember kecil.
" Masuk ki," ujar sang pemilik rumah.
" Ini membersihkan sampah dulu, tak bersihin ya. Biar bersih, biar bagus," ucapnya.
Selesai membersihkan sampah di teras rumah, Umar lantas bergegas menemui keluarga almarhum. Berhadapan langsung dengan istri mendiang, Umar memberikan doa bagi keluarga dan mendiang.
" Ya mudah-mudahan sehat semua... Doakan saja ya," katanya.
Saat masih menjabat sebagai Kakor Sabhara Baharkam Polri, Irjen Umar sempat mendapat musibah mobilnya ditabrak oleh seorang dosen di Tol Cipali, 21 Juni lalu. Namun, Umar tidak marah.
Dia malah rendah hati dan memerintahkan ajudan mencari alamat penabrak bernama Suyatim itu.
Umar melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Polisi Satwa di Kelapa Dua Depok. Usai salat Zuhur, Umar menuju kediaman Suyatim di Perumahan Pura Bojong Gede Tajur Halang. Dia didampingi sang ajudan.
Umar datang bukan untuk marah-marah. Apalagi minta ganti rugi. Pertemuan berlangsung hangat dengan diselingi canda tawa. Puncaknya ketika Suyatim meminta maaf langsung kepada Umar.
Rampung menjabat sebagai Wakil Inspektur Pengawasan Umum Polri pada Agustus 2020 lalu, kini Umar banting setir dan memutuskan untuk bertani di kampung halaman.

" Selamat pagi. Dunia panggung sandiwara, hidup di dunia hanya senda gurau, kita hanya menjalani. Saya lahir dari desa dari petani menjadi polisi menjadi Jenderal menjadi Kapolda sekarang sudah pensiun. Kembali lagi menjadi petani lagi. Jadi hidup hanya menjalani saja, syukuri dan jalani," ujarnya.
(Sumber: Merdeka.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya