7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ternyata Begini Wajah Firaun Zaman Nabi Musa, Raja Mesir Yang Tenggelam Di Laut Merah (dok.Liverpool John Moores University)
Dream - Sekelompok ilmuwan Inggris berhasil merekonstruksi wajah firaun Ramses II, raja Mesir kuno paling berkuasa pada 3.200 tahun silam, yang disebut-sebut berada di zaman Nabi Musa.
Wajah Raja Firaun terkuat di Mesir Kuno itu berhasil digambarkan untuk pertama kalinya dalam 3.000 tahun.
Rekonstruksi ini berhasil berkat keberhasilan tim dari Liverpool John Moores University yang bergabung dengan rekan-rekan dari Mesir untuk mengabadikan rupa raja itu pada saat kematiannya.

Mereka menggunakan model 3D tengkorak milik Ramses II untuk membangun kembali fitur-fitur di wajahnya.
“ Kami mengambil model tengkorak tomografi komputer (CT), yang memberi kami bentuk tengkorak 3D yang dapat kami ambil ke dalam sistem komputer kami. Kemudian kami memiliki database anatomi wajah pra-model yang kami impor dan kemudian diubah agar sesuai dengan tengkorak,” kata Direktur Lab Wajah di Liverpool John Moores, Caroline Wilkinson, dilansir dari Express.

Para ilmuwan itu membangun rekonstruksi wajah Ramses II dari permukaan tengkorak ke permukaan wajah, melalui struktur otot, dan lapisan lemak, dan hingga ke lapisan kulit.
Dalam proses ilmiah itu, Wilkinson mengungkap adanya tantangan yang mereka hadapi.
“ Bagian yang sulit bagi kita adalah apa yang terjadi setelah bentuknya, jadi semua informasi tentang warna kulit, dan noda, dan kerutan, dan warna rambut dan mata,” ujarnya.

“ Jadi kita tahu bahwa sekitar 70 persen permukaan rekonstruksi wajah memiliki kesalahan kurang dari 2mm, dalam hal bentuk,” ujarnya.
Menurut Saleem, rekonstruksi ini merupakan satu-satunya rekonstruksi wajah Ramses II secara ilmiah berdasarkan CT scan mumi aslinya.
Proyek ini adalah yang kedua yang diawasi oleh Saleem setelah rekonstruksi ilmiah wajah Tutankhamun yang diselesaikan oleh pematung kerajaan, Christian Corbet.
Laporan : Erdyandra Tri Sandiva
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?