Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
A, Tersangka Pembunuh Bocah Dalam Kardus Di Kalideres
Dream - Aparat kepolisian telah menangkap pelaku pembunuhan bocah dalam kardus di Kalideres, Jakarta Barat. Tersangka merupakan tetangga korban bernisal AD. Pria pelaku pembunuhan tersebut berusia 39 tahun.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Krisna Murti mengatakan motif pembunuhan bocah kecil tersebut lebih kepada kekerasan seksual. Korban sempat disetubuhi di rumah pelaku kemudian dibekap lalu dijerat dengan kabel tembaga dari charger Ponsel hingga tak bernyawa.
" Saat itu pelaku diduga sedang mengonsumsi narkoba jenis sabu," kata Krisna di Mapolda Metro Jaya, Sabtu 10 Oktober 2015.
Tidak ada alasan jelas pelaku tiba-tiba langsung melakukan aksi kejinya. Usai mengetahui korban meninggal, pelaku panik dan memilih membuang jenazah korban.
Dalam aksinya ini pelaku menyiapkan dua buah kardus. Satu kardus dipakai untuk membungkus jenazah bocah lima tahun itu, satu lagi digunakan membungkus baju korban. Dua buah kardus tersebut menjadi petunjuk utama pihak kepolisan melakukan penyelidikan.
" Pertama polisi menemukan boks berisi jenazah korban. Kemudian 10 kilometer dari lokasi ditemukan boks berisi pakaian korban," tutur dia.
Krisna menjelaskan, pelaku diduga memiliki kelainan seksual. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai pemilik warung tersebut diduga penyuka anak kecil. AD dikenal sangat dekat dengan anak-anak di sekitar rumah dia.
" Pelaku membuat kelompok bernama booltacoz, anggotanya anak-anak dibawah 14 tahun. Mereka sering mengonsumsi sabu bersama-sama," terang dia.
(laporan: Rohimat Nurbaya)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang