Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Teddy Minahasa (Foto: Merdeka.com)
Dream - Kasus narkoba yang menyeret nama Irjen Teddy Minahasa berawal dari pengungkapan kasus Narkoba yang ditangani Polda Metro Jaya. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan kasus Narkoba tersebut terungkap dari laporan asyarakat.
" Beberapa hari yang lalu Polda Metro Jaya melakukan pengungkapan terhadap jaringan peredaran gelap narkoba yang berawal dari laporan masyarakat," kata Kapolri dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jumat, 14 Oktober 2022.
Hasil pengembangan penyidik menemukan adanya keterlibatan tiga orang masyarakat sipil dalam kasus tersebut dan dilakukan penangkapan.
Dari penangkapan ini, tim dari Polda Metro Jaya terus melakukan pengembangan dan hasilnya mengarah kepada dua anggota polisi. Kedua aparat yang seharusnya mencegah terjadinya tindakan pelanggaran hukum itu berpangkat Bripka dan seorang Kompol yang menjabat Kapolsek.
Tak hanya itu, pengembangan kasus juga menemukan keterlibatan seorang mantan Kapolres Bukittinggi berpangkat AKBP yang diduga kuat ikut terlibat kasus Narkoba tersebut.
Pengembangan yang terus dilanjutkan akhirnya menyasar seorang pengedar Narkoba. Lanjut Listyo, Teddy diduga terlibat dalam kasus tersebut.
" Kemudian kita melihat ada keterlibatan Irjen TM. Atas dasar hal tersebut, kemarin saya minta Kadiv Propam menjemput dan memeriksa Irjen TM," jelas Listyo.
Setelah ditangkap, Teddy Minahasa saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polri. Dia ditempatkan di tempat khusus.
Kapolri meminta kepada jajarannya kasus ini terus diproses sampai ke tahap pidananya. Khususnya kepada Kapolda Metro Irjen Fadil Imran untuk tak pandang bulu dalam mengungkap kasus tersebut, sekalipun yang terlibat adalah anggota Polri.
" Saya minta siapapun itu apakah masyarakat sipil, apakah Polri akan sampai Irjen TM agar diproses tuntas dan terus dikembangkan. Ini bentuk keseriusan kami menindak tegas masalah narkoba," tutup Jenderal Sigit.
Sementara itu, Kapolri akan melakukan pembatalan terhadap jabatan Irjen Teddy Minahasa sebagai Kapolda Jawa Timur melalui surat telegram.
Sumber: Merdeka.com
Dream - Kapolda Jawa Timur Irjen Teddy Minahasa dikabarkan ditangkap Divisi Propam Polri. Teddy ditangkap diduga terkait kasus narkoba.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan secara khusus menggelar konferensi pers terkait kasus tersebut.
Sigit mengatakan penangkapan Teddy bagian dari komitmen pemberantasan narkoba di masyarakat maupun internal Polri.
" Setelah ini nanti kami akan rilis khusus terkait masalah TM dan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menindak tegas terkait dengan masalah hal-hal yang tadi disampaikan Bapak Presiden, judi online, narkoba dan juga komitmen kami untuk melakukan bersih-bersih di institusi Polri," kata Sigit dalam konferensi pers di Istana Negara, Jumat 14 Oktober 2022.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengaku telah mendengar informasi terkait kabar seorang jenderal Polri yang ditangkap Propam. Informasi yang beredar di kalangan media menyebut perwira tersebut berpangkat Irjen dengan inisial TM.
Menurut Sharoni, kabar yang diperolehnya menyebutkan jika perwira tinggi polisi berinisial Irjen TM itu adalah Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Teddy Minahasa.
" Diduga terkait narkoba," kata Sahroni saat dikonfirmasi Liputan6.com, Jumat 14 Oktober 2022.
Meski begitu, Sahroni tidak merinci terkait pengungkapan yang dilakukan internal Polri tersebut.
Anggota Komisi III Habiburokhman tutur menambahkan, DPR masih terus berupaya mengkonfirmasi kabar penangkapan tersebut ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
" Informasi yang kami dengar begitu, tapi kami lagi konfirmasi Kapolri dan belum diangkat," katanya.
Menurut Habiburokhman, pihaknya mendukung penuh Jenderal Listyo dalam upaya bersih-bersih di Polri bila informasi yang diterimanya tersebut benar.
" Apapun itu kita dukung Kapolri bersih-bersih," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya