Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Mendengarkan musik memang sangat menyenangkan. Sebagian orang bahkan menjadikan musik sebagai pengantar tidur.
Tak jarang pula ada yang sampai tertidur pulas walau masih mengenakan headset. Seolah, mereka tetap bisa menikmati alunan musik meski dalam lelap.
Nah, jika kamu termasuk orang yang suka musik dan tetap mengenakan headset dalam tidur, mulailah berhati-hati.
Sebab, tidur pulas saat masih mengenakan headset bisa berakibat fatal ke organ pendengaran.
Kejadian nahas yang dialami mahasiswa asal Taiwan ini hendaknya menjadi pelajaran bagi kita semua. Dia mengalami kejadian mengerikan karena tetap menggunakan headset saat tertidur.
Dikutip dari laman odditycentral.com, mahasiswa tersebut medadak jadi tuli setelah bangun tidur.
Mahasiswa itu mengatakan, pada malam sebelumnya tidur sambil mendengarkan lagu menggunakan headset.
Hal itu biasa dilakukanya untuk membantunya tidur lebih cepat. Kebiasaan itu bahkan rutin dilakukan sejak setahun lalu.
Kasus ini kemudian menjadi perhatian oleh para ahli kesehatan di Taiwan.
Ahli penyakit THT (Telinga-Hidung-Tenggorokan) Taiwan, Dr. Tian Huji, mengatakan, mahasiswa itu masih beruntung karena hanya satu telinganya saja yang tuli.
Menurutnya, mengenakan headset untuk mendengarkan musik saat tidur sangatlah berbahaya. Sebab, saat kita tidur, aliran darah dalam tubuh melambat.
Akibatnya, organ pendengaran tak mendapat kadar darah yang dibutuhkan, padahal tengah 'dibombardir' dengan suara musik yang keluar dari headset, yang kemudian membuat telinga menjadi tuli.
Selain itu, Dr. Tian Huji juga mengatakan bahwa sebaiknya setiap 50 menit penggunaan headset, diselingi dengan 10 menit waktu istirahat untuk menghindari gangguan yang tak diinginkan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya