Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Khabib Nurmagomedov (Foto : UFC)
Dream- Pertandingan UFC 254 pada Minggu, 25 Oktober 2020 di Fight Island, Abu Dhabi menjadi panggung terakhir Khabib Nurmagomedov. Khabib bertarung dengan Justin Gaethje untuk mempertahankan sabuk juara kelas ringan.
Khabib hanya butuh dua ronde untuk menaklukkan 'The Highlight'. Khabib melakukan triangle choke berupa kuncian ke leher dengan menyilangkan kaki, sehingga Justin menyerah.
Petarung muslim asal Rusia itu menang, mempertahankan sabuk juaranya dan menjaga rekor kemenangan yang tak ternoda menjadi 29-0. Namun setelahnya, petarung asal Dagestan itu menyatakan pensiun.
Dilansir dari Independent.co.uk, Khabib Nurmagomedov pun mengantongi uang cukup banyak dari pertarungan tersebut.
Disebutkan, Khabib membawa pulang uang sebanyak USD 6 juta atau setara Rp 88 miliar. Sementara Justin Gaethje, membawa pulang uang sebanyak USD 440 ribu atau setara Rp 6,4 miliar.
Meskipun komisi yang menaunginya tidak pernah merilis bayaran para petarung, menurut perkiraan online versi MMA Breakdown, petarung Dagestan itu juga akan membawa pulang bonus senilai US$ 90 ribu atau sekitar Rp 1,3 miliar.
Bonus diberikan setelah Khabib memenangi pertarungan ke-13 nya secara beruntun di ajang UFC, serta mencatatkan rekor impresif 29-0 di sepanjang kariernya sebagai petarung beladiri campuran.

Jika perkiraan itu akurat, jumlah tersebut sesuai dengan bayaran yang juga diterima Khabib saat mengalahkan Dustin Poirier pada September 2019.
Namun Khabib dipastikan akan menerima lebih banyak bayaran kali ini dari pay-per-view yang tertulis dalam kontraknya.
Presiden UFC Dana White mengklaim bahwa laga UFC 254 telah mencatat rekor pay-per-view terbanyak dalam sejarah UFC.

Jumlah Rp88 miliar yang didapat Khabib adalah rekor baru di UFC, melampaui bayaran tertinggi yang sebelumnya dipegang Conor McGregor.
Saat kalah dari Khabib di UFC 229 pada Oktober 2018, McGregor dilaporkan mendulang US$ 3 juta (sekira Rp 44 miliar) lebih besar ketimbang yang diperoleh Khabib yang mendapat Rp 29,3 miliar).
Sementara itu, Justin Gaethje diperkirakan telah menghasilkan uang lebih dari US$ 400 ribu (sekitar Rp 5,8 miliar) atas kekalahannya melawan Khabib.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam