Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© MEN
Dream - Ferdy Sambo sempat mengirim pesan singkat ke WhatsApp Bharada E sesaat setelah peristiwa penembakan yang menewaskan Brigadir J.
Fakta itu diungkap oleh Adi Setya yang merupakan saksi ahli digital Puslabfor Polri di persidangan pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin 19 Desember 2022.
Pengakuan itu bermula ketika jaksa bertanya kepada Adi mengenai apakah ada percakapan antara Sambo dan Bharada E melalui WA usai Brigadir J tewas.
Adi menerangkan percakapan antara Sambo dan Bharada E itu terjadi pada 19 Juli 2022, tepatnya 11 hari setelah kematian Brigadir J di rumah Duren Tiga.
" Akun Whatsapp Irjen Ferdy Sambo mengirimkan kalimat 'Kamu sehat ya?', kemudian 'Bapak Kapolri menyampaikan kalau ada yang nggak nyaman laporkan ke saya segera, biar saya laporkan Bapak Kapolri'," ujar Adi.
" Kemudian dijawab akun Whatsapp atas nama Richard 'Siap sehat bapak, siap baik bapak'," sambungnya.
Kata Adi, Sambo juga berpesan kepada Bharada E untuk menenangkan keluarganya yang ada di Manado setelah insiden tewasnya Brigadir J.
" Kemudian ditanggapi oleh akun Whatsapp Ferdy Sambo, 'Buat tenang keluarga di Manado ya Cad, WA saya kalau ada yang nggak enak di hati kamu'," jelas Adi.
" Kemudian dijawab oleh akun Whatsapp Richard 'Siap baik bapak' kemudian ditanggapi oleh akun Whatsapp Ferdy Sambo...," papar Adi.
Dream - Lima terdakwa pembunuhan berencana Brigadir J menjalani tes kejujuran menggunakan lie detector. Mereka adalah Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf dan Bharada E.
Ahli poligraf, Aji Febrianto Ar-Rosyid, yang dihadirkan sebagai saksi di sidang pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu 14 Desember 2022, mengungkap hasil uji kebohongan Sambo cs.
Ia mengatakan tes poligraf yang dilakukan terhadap lima orang itu punya akurasi 93 persen. Hasilnya, Ferdy Sambo nilai totalnya -8 (terindikasi berbohong), Putri Candrawathi -25 (bohong).
Kemudian Kuat Ma'ruf menjalani dua kali pemeriksaan, yang pertama hasilnya +9 (jujur) dan kedua -13 (bohong).
Bripka Ricky juga menjalani dua kali pemeriksaan, yang pertama hasilnya +11 (jujur), kedua +19 (jujur), dan Bharada E +13 (jujur).
Aji menerangkan jika skor plus menunjukkan hasil jujur sedangkan minus menandakan jika hasilnya berbohong.
Selanjutnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mencecar pertanyaan apa yang diajukan kepada para terdakwa saat tes kejujuran.
Berikut pertanyaan yang ditanyakan penyidik saat tes kejujuran menggunakan lie detector untuk terdakwa pembunuhan Birgadir J:
1. Kuat Ma'ruf skor -9 dan +13
- Pertanyaan terkait tidak pergoki persetubuhan Putri Candrawathi dan Brigadir J. Kuat menjawab tidak melihat.
- Pertanyaan terkait apakah Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir J. Jawaban Kuat, Ferdy Sambo tidak ikut menembak.
2. Bripka Ricky Rizal skor +11 dan +19
-Pertanyaan terkait adakah seseorang yang menyuruhnya mengambil senjata Brigadir J. Dijawab oleh Ricky Rizal iya ada yang menyuruhnya.
-Pertanyaan terkait apakah Ricky Rizal melihat Ferdy Sambo menembak Brigadir J. Yang dijawab Ricky ia tidak melihat.
3. Bharada E skor +13
-Pertanyaan terkait apakah ia memberikan keterangan palsu bahwa kamu menembak Yosua. Bharada E menjawab tidak dan jawabannya jujur dengan skor +13.
4. Putri Candrawathi skor -25
-Pertanyaan terkait apakah Putri berselingkuh dengan Yosua? Apakah anda berselingkuh dengan Yosua di Magelang? Apakah anda berselingkuh dengan Yosua selama di Magelang? pertanyaan itu dijawab tidak oleh Putri.
5. Ferdy Sambo skor -8
-Pertanyaan yang diajukan apakah Ferdy Sambo menembak Brigadir J dan dijawab tidak.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya