Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(YouTube)
Dream - Para penjahat yang sedang mendekam di penjara ternyata punya seribu cara untuk tetap eksis di dunia hitam. Bila perlu seekor tikus pun dilatih untuk menjadi kurir.
Hal tak lazim inilah yang dibuktikan di Brasil. Petugas menangkap seekor tikus yang dilatih narapidana untuk menjadi kurir antar sel.
Para sipir di penjara Barra da Grota menangkap tikus, yang diklaim terlatih itu, telah digunakan para tahanan untuk menyelundupkan narkoba dan barang selundupan lainnya.
Gean Carlos Gomes, direktur penjara yang terletak di Araguaina itu, mengatakan pelaku bertubuh mini itu terlihat sering lalu-lalang melalui lorong penjara dengan kantong narkoba terikat di ekornya.
Selama dilakukan pengintaian dan penyelidikan tikus kurir narkoba membawa 29 paket kecil ganja dan 23 paket kokain.
Gomes menceritakan, petugas akhirnya menggunakan rekaman CCTV untuk mencari tahu tahanan yang menjadi dalang di balik kasus unik ini.
" Tahanan mengikatkan pengait ke ekor tikus dan kemudian menggunakannya untuk membawa obat-obatan dan barang-barang lainnya dari satu sel ke sel yang lain," kata Gomes kepada G1. " Ketika tikus tiba di tempat tujuan, tahanan mengambil tikus dan melepas pengait dari ekornya."
Sebuah video yang dibagikan petugas penjara di YouTube memperlihatkan tikus tersebut jinak sehingga petugas bisa mengelus-elus kepalanya.
Meski menjadi bagian dari mafia narkoba, tikus tersebut akhirnya dilepas di luar penjara.
(Sumber: UPI.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya