Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Salju (Shutterstock.com)
Dream - Salju memang identik dengan luar negeri, khususnya negara-negara di kawasan sub-tropik. Negara-negara ini punya empat musim, salah satunya memungkinkan turun salju.
Di Indonesia, salju memang hampir tidak bisa ditemukan. Tetapi, sudah banyak muslim Indonesia yang bepergian bahkan tinggal di negara-negara yang ada saljunya.
Salju hanya turun di kawasan Asia bagian utara, Eropa, dan Amerika utara serta Kanada. Juga di negara-negara di belahan bumi selata seperti Australia dan Selandia Baru.
Banyak Muslim Indonesia merantau ke negara-negara tersebut. Ada yang menetap untuk bekerja dan sekolah, ada pula yang datang sebentar untuk wisata.
Rasulullah Muhammad SAW ternyata pernah pula menyaksikan turunnya hujan salju. Hal itu diceritakan dalam hadis riwayat Imam Bukhari dari Aisyah RA.
Ketika turun salju, Rasulullah membaca doa ini. Maka mari amalkan saat melihat salju.
اللَّهُمَّ طَهِّرْنِي بِالثَّلْجِ
Allahumma thohhirni bits tsalji.
Artinya,
" Ya Allah, sucikanlah diriku dengan salju."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Hujan deras melanda sejumlah kawasan Indonesia. Tidak ketinggalan dengan daaerah Jabodetabek yang mulai banyak menerima kiriman hujan.
Hujan adalah berkah karena membawa banyak manfaat. Tetapi, kerap muncul kekhawatiran hujan mendatangkan banjir.
Ini mengingat hujan yang turun begitu deras dan kadang dalam waktu lama. Masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir tentu jadi was-was.
Jika rumah terendam, terpaksa harus mengungsi. Menunggu sampai air surut lalu bersih-bersih rumah.
Nah, agar kekhawatiran itu tidak terjadi, dianjurkan membaca doa ini. Dengan doa ini, kita memohon agar hujan tidak sampai mendatangkan banjir.
اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا ,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
Allahumma hawalaina wa la 'alaina, allahumma 'alal akami wal jibali wadh dhirabi wa buthunil awdiyati wa manabitis syajari.
Artinya,
" Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami (memberkahi), bukan di atas kami (memdatangkan mudharat). Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuh pohon."
Sumber: NU Online.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya