Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kompol Beddy Suwendi (Foto: Instagram @Beddy_ratakaann)
Dream - Pemerintah tengah memberlakukan PPKM Darurat di sejumlah wilayah. Kebijakan tersebut diharapkan mampu menurunkan angka posifit Covid-19.
Namun di sisi lain, kebijakan ini berdampak besar bagi para pedagang. Selama PPKM Darurat, terdapat aturan makan di tempat dan jam buka. Sehingga tak jarang para pedagang mengalami kerugian.
Dalam menegakkan peraturan tersebut, Kapolsek Pulogadung, Kompol Beddy Suwendi, melakukan peninjauan di berbagai lokasi di Ibu Kota pada Sabtu, 10 Juli 2021.
Akun Instagram @beddy_ratakaann mengunggah sebuah video pendek Kompol Beddy sedang menyambangi lokasi pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan minuman air di pinggir jalan daerah Pulogadung, Jakarta Timur.
Ia pun mencoba menanyakan keuntungan penjualan sang pedagang.
" Berapa untungnya? Rp100 ribu, Rp200 ribu, Rp300ribu? Biasanya berapa dapat untung semalam?," tanya Beddy kepada ibu pedagang.
Lantas pertanyaan Beddy pun langsung dijawab oleh sang pedagang.
" Enggak nentu Pak, kadang Rp100 ribu," jawabnya sambil terbata-bata membereskan dagangan.
Sambil mengeluarkan dompet dari saku belakang celananya, Kompol Beddy pun langsung mengambil uang dari dompetnya. Ia kemudian memberikan uang tersebut kepada sang pedagang sebagai ganti rugi jualan malam itu.
" Ini saya kasih ibu sekarang, saya gantiin, tapi ibu jangan buka lagi ya. Enggak apa-apa ini saya kasih, ibu jangan buka lagi ya, oke?," ujarnya.
Hal ini dilakukan Kompol Beddy sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Viralnya vidoe tersebut langsung mendapat respon positif dari netizen. Banyak yang menyebut aksinya tersebut patut ditiru ketimbang melakukan penertiban PPKM Darurat dengan cara tak humanis.
" Teguran bgini saya salut pak. Yg kemarin tidak tau di daerah mana itu sampai ambil barang(Konter, sembako dan lain2) dagangan nya lalu bawa ke pos , kira2 itu barang dagangan nya mau di apain ??," tulis akun @ari_muday29.
" Kereeenn👍👍👍," puji akun @Tutialifa.
" Ini lah pemimpin sejati bukan kaleng-kaleng dan idola masyarakat.patut dicontoh dan ditiru serta panutan#semoga menjadi ladang amal ibadah dan berkah serta selalu sehat dan dalam lindungan Allah swt komandanku@beddy_Rataakaann.🙏💪👍👍👍❤️," puji akun lain @muhammad_Samsurry.
" Patut dicontoh nih," kata akun @rahmat_mauliady.
" Ternyata masih ada org baik disini .. sehat slalu ndan 🔥🙏," doa akun @_fajarperdana.
Berikut video momen Kompol Beddy Ratakan lakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) di wilayah Pulogadung
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya